FX Sumardi Dorong Event Besar Digelar di Objek Wisata: “Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi

Kefaspelita
Img 20250813 wa0038
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kutai Barat – Pelita Nusantara –
Pelaksana Tugas (Plt)  Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX Sumardi, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak bisa hanya bergantung pada potensi destinasi yang ada. Strategi utama yang perlu dilakukan adalah memanfaatkan momentum kegiatan berskala kabupaten, provinsi, bahkan nasional untuk menarik lebih banyak kunjungan wisata.

“Pariwisata kita bukan murni tujuan wisata semata. Oleh karena itu, strategi kita selain menjalin kerja sama, juga mengkondisikan seluruh organisasi perangkat daerah agar setiap kegiatan dapat memberi dampak positif bagi sektor pariwisata,” ujar Sumardi,Rabu 13/08/2025.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Ia mencontohkan,Kegiatan PEDA KTNA XI tingkat Provinsi Kalimantan Timur  yang pernah digelar di Kutai Barat terbukti meningkatkan kunjungan wisata secara signifikan. Karena itu, ia mendorong agar kegiatan serupa lebih sering diadakan langsung di objek wisata.

“Rapat-rapat skala kabupaten jangan hanya di hotel. Laksanakan di tempat-tempat wisata seperti Gunung Es, Kersik Kerbangan, atau lokasi lain yang sudah memiliki fasilitas memadai. Dengan begitu, para peserta kegiatan bisa sekalian berkunjung dan menikmati keindahan alam kita,” terangnya.

Menurut Sumardi, pengembangan pariwisata bukan hanya tugas Dinas Pariwisata, tetapi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia mengajak komunitas hobi dan olahraga seperti trail, otomotif, hingga kelompok kepemudaan untuk memusatkan kegiatan mereka di Kutai Barat.

“Kalau di Bali bisa maju karena semua kegiatan dipusatkan di sana, kenapa kita tidak? Kutai Barat punya potensi besar. Harapan kita, kalau wisata bisa maju, ya siapa lagi kalau bukan kita. Dan kalau bukan sekarang, kapan lagi?” tegasnya.

Sumardi juga memberikan apresiasi terhadap gelaran Lampunan Fest yang baru-baru ini sukses digelar. Menurutnya, kegiatan kreatif seperti ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Event seperti Lampunan Fest sebaiknya menjadi agenda tahunan. Selain memberi hiburan, kegiatan ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal, baik secara digital maupun tunai, mendongkrak penjualan UMKM, dan pada akhirnya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata,” pungkasnya. [MM]