Di Tengah Riuh TPA Cipayung, Dandim Depok Bicara Soal Tanggung Jawab Bersama

IMG 20260506 WA0040
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Di Tengah Riuh TPA Cipayung, Dandim Depok Bicara Soal Tanggung Jawab Bersama

Depok – Suara deru alat berat dan aroma khas tumpukan sampah menyambut kedatangan Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok, Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo, saat meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Selasa (5/5/2026).

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Di lokasi tersebut, aktivitas tidak pernah benar-benar berhenti. Truk-truk silih berganti menurunkan muatan, sementara petugas berjibaku mengelola sampah yang terus berdatangan setiap harinya.

Dandim berjalan menyusuri area pengolahan, memperhatikan setiap proses yang berlangsung. Sesekali ia berdialog dengan petugas, menggali informasi tentang tantangan yang dihadapi di lapangan.

Turut mendampingi dalam peninjauan itu Kasdim 0508/Depok Letkol Inf Rendra, Kepala UPT TPA Cipayung Fery, serta Danramil 01/Pancoran Mas Mayor Inf Supri.

Menurut Kolonel Ginanjar, apa yang terlihat di TPA hanyalah bagian akhir dari persoalan panjang yang bermula dari kebiasaan sehari-hari masyarakat.

“Di sini kita melihat dampaknya. Tapi sebenarnya persoalan ini dimulai dari rumah tangga. Kalau tidak ada kesadaran dari awal, TPA akan terus terbebani,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah bukan sekadar isu kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

Dalam pandangannya, diperlukan kerja bersama yang konsisten, bukan hanya langkah sesaat. Ia pun memastikan bahwa TNI siap ambil bagian dalam mendukung upaya tersebut.

“Kami siap membantu dan bersinergi. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya di hilir. Dibutuhkan perubahan pola pikir, penguatan sistem, serta kolaborasi lintas sektor agar solusi yang dihasilkan benar-benar berdampak.

Di tengah kompleksitas persoalan yang ada, harapan tetap muncul—bahwa dengan kebersamaan, beban yang selama ini menumpuk bisa perlahan terurai.

Seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar.


Sumber: Yusd
Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi