KUTAI BARAT – PELITA NUSANTARA -Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Rabu (15/10/2025).
Kunjungan tersebut dalam rangka melaksanakan asistensi dan pengawasan bidang teritorial di Batalyon Infanteri (Yonif) 827/MCY yang bermarkas di Kecamatan Jempang.

Rombongan Danpusterad tiba di Bandara Melalan, Barong Tongkok sekitar pukul 14.00 WITA dan disambut langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda Kutai Barat.
Turut mendampingi dalam rombongan, sejumlah perwira tinggi TNI seperti Kolonel Inf Khairuddin Fakri Siregar, Kolonel Inf Syahrinal, Mayor Inf Darmanto, dan Kolonel Kav Muhammad Arifin, S.H.
Kedatangan Danpusterad beserta rombongan disambut hangat oleh Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han., Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, S.I.K., Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, S.PKP., M.Si., serta para pejabat Forkopimda lainnya.
Usai penyambutan, rombongan menuju Hotel Sidodadi untuk beristirahat sebelum melanjutkan kegiatan berikutnya. Pada malam harinya, pukul 19.30 hingga 21.00 WITA, Danpusterad menghadiri jamuan makan malam bersama Forkopimda di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ).
Acara ini menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga sinergitas dan stabilitas wilayah.
Keesokan harinya, Kamis (16/10/2025), Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno dijadwalkan meninjau langsung kegiatan asistensi dan pengawasan bidang teritorial di Mako Yonif 827/MCY, Kecamatan Jempang. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembinaan teritorial TNI AD berjalan efektif, adaptif, dan selaras dengan kondisi wilayah.
Setelah rangkaian kegiatan selesai, rombongan Danpusterad akan melanjutkan perjalanan menuju Balikpapan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.
Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan komitmen kuat TNI dalam menjaga kesiapan teritorial dan mempererat hubungan dengan pemerintah daerah serta masyarakat Kutai Barat. (MM)













