BERBUAT BAIK ITU ANUGRAH
Di saat kita sudah melakukan yang terbaik,
di saat kita sudah berkata jujur,
di saat kita sudah mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri,
di saat kita sudah melayani dengan ikhlas dan tanpa pamrih,
di saat kita ingin mewujudkan impian kita,
namun kita tetap menerima cacian dengan tudingan yang sangat melukai,
mungkinkah itu tetap suatu anugerah?
Ya… itu tetap suatu anugerah.
Karena di saat kita disakiti dan dikecewakan,
tetapi kita bisa mengampuni,
itulah rahmat Tuhan.
“Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, daripada menderita karena berbuat jahat.”
1 Petrus 3:17
Berterimakasihlah kepada orang yang telah menyudutkan kita walaupun kita tidak salah.
Hal itu memberi kesempatan kepada kita untuk membalas kejahatan dengan pengampunan,
mengasah ketegaran,
serta membentuk kita menjadi pribadi yang bijak dan rendah hati.
“Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian.”
Lukas 6:33
“Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.”
Yakobus 4:17
Kerasnya batu dapat dihancurkan dengan lembutnya tetesan air yang tidak berkesudahan.
Kerasnya hati manusia pun dapat diluluhkan dengan ketulusan dan kasih sayang.
Sebongkah batu besar jika jatuh di atas setumpuk kapas, dapat dengan mudah terbungkus oleh kapas.
Bila memakai kekerasan untuk menaklukkan kekerasan, maka keduanya akan mengalami kerugian.
Dalam menghadapi masalah, terlebih dalam keadaan mendesak,
orang yang bijak akan menggunakan kelembutan untuk menaklukkan kekerasan.
Ingatlah kesalahan yang pernah kita perbuat,
ingatlah kebaikan orang terhadap kita,
tetapi lupakanlah kesalahan orang lain kepada kita,
dan lupakanlah kebaikan kita kepada orang lain.
Tetaplah berbuat baik, meskipun tidak semua orang dapat melihat kebaikan kita.
“Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.”
3 Yohanes 1:11
Selamat beraktivitas di akhir pekan, dalam perkenan-Nya.
STAY in GOD
Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya senantiasa kepada kita semua.
Selamat menikmati divine breakthrough, divine solution, divine resolution dan divine fission.
Abah Daniel













