Bekasi Mulai Rapikan Kabel Bawah Tanah, Ducting Jadi Awal Penataan Utilitas Kota

IMG 20260506 WA0015
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi memulai langkah penataan utilitas dengan menghadirkan sistem ducting sebagai jalur terpadu jaringan kabel bawah tanah. Proyek awal yang diluncurkan di kawasan Taman Cut Mutia, Selasa (05/05/2026), diharapkan menjadi titik awal perubahan wajah kota yang lebih rapi dan tertata.

Wali Kota Bekasi, , menilai bahwa penataan kabel tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga estetika dan kenyamanan lingkungan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Menuju Kota Lebih Rapi

Selama ini, keberadaan kabel yang tidak tertata serta galian yang berulang sering menjadi keluhan masyarakat. Dengan sistem ducting, jaringan utilitas akan ditempatkan di bawah tanah dalam jalur yang terintegrasi.

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesan semrawut sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Kurangi Gangguan Pekerjaan

Pekerjaan utilitas yang dilakukan secara terpisah sering kali menyebabkan gangguan berulang, terutama pada jalan dan trotoar. Dengan sistem terpadu, pekerjaan dapat dilakukan lebih terencana dan tidak saling tumpang tindih.

Koordinasi Lintas Pihak

Pemkot Bekasi menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, perusahaan utilitas, dan pihak swasta. Setiap proyek harus melalui koordinasi agar tidak menimbulkan dampak negatif di lapangan.

Penertiban Aktivitas Ilegal

Masih ditemukannya galian tanpa izin menjadi perhatian. Pemerintah berkomitmen menertibkan aktivitas tersebut agar seluruh pekerjaan mengikuti aturan yang berlaku.

Peran Masyarakat

Masyarakat juga diharapkan ikut berperan dalam mengawasi proyek infrastruktur. Keterlibatan warga dinilai penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan dan tidak merugikan lingkungan.

Langkah Awal Transformasi

Sistem ducting menjadi bagian dari upaya transformasi tata kota Bekasi. Ke depan, proyek ini akan diperluas ke berbagai wilayah sebagai solusi jangka panjang penataan utilitas.

Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, Bekasi diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.


Jurnalis: Romo Kefas
Editor: Tim Redaksi