LEBAK – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi III DPRD Lebak ke PT Wild Wood, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, bukan sekadar kunjungan biasa. Lebih dari itu, sidak ini adalah simbol harapan bagi warga Mekarsari yang merasa terpinggirkan di tanah kelahirannya sendiri. Mampukah wakil rakyat memperjuangkan keadilan bagi mereka?
Gelombang keluhan warga terkait dugaan praktik rekrutmen tenaga kerja yang tidak adil menjadi pemicu utama sidak ini. Warga merasa sulit mendapatkan pekerjaan di PT Wild Wood, sementara perusahaan justru lebih memilih tenaga kerja dari luar daerah.
Ketua Komisi III DPRD Lebak, Junaidi Ibnu Jarta, menegaskan bahwa sidak ini adalah bentuk komitmen DPRD untuk membela kepentingan masyarakat. “Kami datang untuk mencari kebenaran dan memastikan bahwa semua pihak menjalankan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Lebih dari Sekadar Temuan: Aksi Nyata yang Dinanti
Hasil sidak memang mengungkap sejumlah persoalan yang perlu ditindaklanjuti. Namun, yang lebih penting dari sekadar temuan adalah aksi nyata yang akan dilakukan oleh DPRD Lebak. Mampukah mereka menekan PT Wild Wood untuk mengubah kebijakan rekrutmen yang dinilai diskriminatif?
DPRD Lebak berjanji akan memanggil pihak perusahaan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Namun, janji saja tidak cukup. Warga Mekarsari membutuhkan bukti nyata bahwa suara mereka didengar dan diperjuangkan.
Ujian bagi Kepala Desa: Memihak Rakyat atau Perusahaan?
Sorotan juga tertuju pada Kepala Desa Mekarsari yang diduga terlibat dalam proses rekrutmen. Mampukah ia membuktikan diri sebagai pemimpin yang berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan perusahaan?
DPRD Lebak berencana untuk memanggil Kepala Desa untuk dimintai keterangan. Hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi penentu, apakah ia layak untuk terus memimpin Desa Mekarsari atau tidak.
Harapan yang Terus Menyala
Di tengah ketidakpastian, harapan warga Mekarsari terus menyala. Mereka berharap DPRD Lebak dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan. Mereka berharap PT Wild Wood dapat membuka diri dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua pelamar.
Penulis: Edo. S













