Anggota DPR RI, Bapak Drs. H. Mohammad Idham Samawi, Mendorong Pentingnya Haluan Negara untuk Menjaga Kontinuitas Pemerintahan

Han_up2000
Whatsapp Image 2023 09 11 At 14.20.11
Spread the love

Jakarta,Pelitanusantara.com (11/09/2023) – Dalam rangkaian acara Deklarasi Cahaya Kebangkitan Nusantara (CKN) yang berlangsung di Aula Gedung Serbaguna komplek Rumah Jabatan Anggota DPR RI, Bapak Drs. H. Mohammad Idham Samawi, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mengungkapkan pandangannya tentang pentingnya Haluan Negara dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kontinuitas visi misi negara.

Dalam pernyataannya, Bapak Idham Samawi menegaskan bahwa keberadaan Haluan Negara merupakan hal yang sangat esensial untuk mencegah perubahan yang drastis saat terjadi pergantian Presiden. Ia berbicara, “Harus ada Haluan Negara supaya terjadi pergantian Presiden tidak berujung pada perubahan yang drastis. Bangsa ini harus memiliki Haluan Negara agar tidak semua pemimpin daerah dengan mudah mengubah visi dan misi negara.”

Idham Samawi juga membandingkan praktik Haluan Negara di beberapa negara besar. “Di Amerika Serikat, Haluan Negara sudah disusun selama 50 tahun kedepan, dan bahkan di Cina, mereka telah memiliki Haluan Negara untuk 100 tahun ke depan. Semua negara-negara besar memiliki pedoman Haluan Negara yang membantu dalam mengarahkan kebijakan nasional mereka,” tambahnya.

Acara Deklarasi Cahaya Kebangkitan Nusantara (CKN) yang diketuai Dwi Urip Premono ini mengangkat tema Diskusi Kebangsaan dengan fokus pada “Menyongsong Pemilu Damai Untuk Indonesia Damai.” Diskusi tersebut bertujuan untuk merangsang perdebatan dan refleksi tentang bagaimana masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam proses pemilihan umum secara damai, sambil tetap menjaga stabilitas dan kontinuitas pemerintahan.

Deklarasi Cahaya Kebangkitan Nusantara (CKN) merupakan inisiatif penting yang bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan untuk memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, Ketua Umum FOPERA, Ketua MATAKIN Pusat, PEWARNA Indonesia, dan anggota DPR RI.(APM)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!