Tony Eka Candra Tegaskan Kader Wajib Dongkrak Elektabilitas Golkar di Lampung Selatan
Lampung Selatan — Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra, menegaskan bahwa seluruh kader Partai Golkar memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk meningkatkan elektabilitas partai, baik secara personal maupun kelembagaan.
Penegasan tersebut disampaikan Tony saat memberikan arahan dalam Rapat Perdana DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan, yang dihadiri jajaran pengurus, anggota fraksi, serta kader Partai Golkar setempat, Senin (12/1/2026).
Menurut Tony, sikap dan perilaku kader di tengah masyarakat akan berdampak langsung terhadap citra dan perolehan suara Partai Golkar. Setiap tindakan kader, kata dia, menjadi cerminan partai di mata publik.
“Apa pun yang kita lakukan, baik secara pribadi maupun dalam konteks kelembagaan, tujuan akhirnya adalah meningkatkan elektabilitas Partai Golkar. Perilaku kader di tengah masyarakat sangat memengaruhi penilaian publik terhadap partai,” tegas Tony.
Ia mengingatkan bahwa perilaku negatif kader, baik dalam kehidupan sosial maupun bermasyarakat, berpotensi menurunkan citra partai. Sebaliknya, kader yang aktif, peduli, dan hadir membantu masyarakat akan menjadi kekuatan nyata dalam mendongkrak elektabilitas Golkar.
“Jika kader Golkar menyatu dengan masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, dan membantu rakyat, itulah wajah Partai Golkar yang sesungguhnya. Dari situlah elektabilitas akan tumbuh,” ujarnya.
Target Politik Golkar Lampung Selatan
Tony juga menegaskan target politik Partai Golkar di Lampung Selatan sesuai arahan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, yakni minimal meraih 10 kursi DPRD Kabupaten Lampung Selatan. Target tersebut dinilai realistis dan dapat dicapai melalui kerja kolektif seluruh kader.
“Kalau hari ini kita masih di posisi Wakil Ketua DPRD, ke depan kita harus mampu merebut Ketua DPRD. Untuk eksekutif, minimal kita punya Wakil Kepala Daerah, dan ke depan harus melahirkan Kepala Daerah dari Partai Golkar,” tegasnya.
Selain target elektoral, Tony menekankan pentingnya disiplin kader terhadap kewajiban partai, baik administrasi maupun iuran. Ia juga menegaskan bahwa sistem kepartaian saat ini tidak lagi memberi ruang bagi praktik transaksional.
“Tidak ada lagi bayar-bayaran atau cara instan. Yang dinilai adalah Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT), serta kedekatan kader dengan masyarakat,” ujarnya.
Pesan Dewan Pembina
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Pembina DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan, Prof. Dr. Rosidah, M.Si., Apt, memperkenalkan latar belakangnya sebagai putri daerah Kalianda yang telah mengabdi selama 24 tahun sebagai dosen di Universitas Sumatera Utara sebelum kembali ke kampung halaman.
“Saya asli putri Kalianda. Setelah mengabdi selama 24 tahun di Universitas Sumatera Utara, saya memutuskan pulang ke kampung halaman setelah pensiun dan diberi amanah sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina,” ujarnya.
Ia berharap seluruh kader Partai Golkar tetap solid, berada di jalur perjuangan yang lurus, dan berorientasi pada kemenangan demi kepentingan masyarakat Lampung Selatan.
“Semoga kita selalu berada di jalan yang lurus, jalan kemenangan, dan terus membesarkan Partai Golkar untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Jurnalis: Isbah Cholib













