Kota Probolinggo, 7 Desember 2025 – Suasana lapangan komonal Jalan Flamboyan 1 RT.5 RW 3 Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo, menjadi lebih meriah dan penuh makna. Puluhan siswa SMA Negeri 1 Kota Probolinggo yang sedang mengikuti latihan “Cokro Budoyo” mendapatkan kunjungan spesial dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pilang, Bripka Rully Andra. Kunjungan ini tidak hanya sekadar menyapa, tetapi juga membawa pesan penting tentang pentingnya menjauhi bullying dan narkoba yang sangat relevan bagi kehidupan remaja saat ini.
Latihan “Cokro Budoyo” yang diadakan secara teratur oleh siswa kelas 11-B SMA Negeri 1 Kota Probolinggo merupakan salah satu bentuk upaya melestarikan budaya Jawa sekaligus membentuk karakter siswa yang tangguh, disiplin, dan saling menghargai. Mengenali kesempatan ini sebagai momentum yang tepat untuk berinteraksi langsung dengan remaja, Bripka Rully Andra secara aktif bergabung dengan kelompok siswa yang sedang berlatih. Ia tidak hanya menyaksikan proses latihan yang penuh semangat, tetapi juga memanfaatkan waktu luang untuk memberikan materi edukasi yang mendalam tentang bahaya bullying dan narkoba.
Dalam imbauannya yang lugas dan mudah dipahami, Bripka Rully Andra menjelaskan bahwa bullying bukan hanya masalah kecil yang bisa dianggap remeh. Ia menekankan bahwa setiap bentuk bullying, baik secara verbal, fisik, maupun daring (cyberbullying), dapat menimbulkan dampak buruk yang berlangsung lama bagi korban, seperti trauma emosional, rendahnya harga diri, dan bahkan masalah kesehatan mental. “Remaja seharusnya saling mendukung dan menghargai, bukan saling menyakiti. Budaya budoyo yang kalian latih juga mengajarkan tentang rasa hormat dan kebersamaan, kan? Maka terapkan nilai itu dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bripka Rully Andra kepada para siswa.
Selain tentang bullying, Bripka Rully Andra juga memberikan penjelasan mendalam tentang bahaya narkoba. Ia menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat merusak masa depan, hubungan sosial, dan bahkan mengakibatkan konsekuensi hukum yang berat. Ia meminta para siswa untuk menjadi generasi yang cerdas dan tangguh, mampu menolak godaan narkoba serta membantu teman-teman yang mungkin sedang dalam kesulitan. “Jadilah contoh baik bagi sesama. Jika melihat temanmu dalam bahaya, jangan ragu untuk mencari bantuan dari guru, orang tua, atau pihak berwenang, termasuk kami,” tegasnya.
Selama sesi tanya jawab yang mengikuti, para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan. Beberapa siswa menanyakan cara mengidentifikasi bentuk bullying yang tidak jelas, sedangkan yang lain ingin tahu lebih lanjut tentang jenis-jenis narkoba yang sering beredar di lingkungan remaja. Bripka Rully Andra menjawab setiap pertanyaan dengan sabar dan jelas, menyertakan contoh kasus nyata yang mudah dipahami agar pesan tersebut lebih terasa dan mendalam.
Salah satu peserta latihan “Cokro Budoyo” yang sangat antusias dengan kunjungan Bripka Rully Andra adalah Raden Kamilu Kawiryan. Setelah sesi berakhir, ia menyampaikan perasaannya dengan senang hati. “Sangat senang didatangi pak polisi bhabinkamtibmas malam hari ini. Materinya sangat berguna dan membuat saya lebih paham tentang bahaya bullying dan narkoba. Sebelumnya, saya hanya tahu tentang hal itu secara permukaan, tapi sekarang saya lebih jelas bagaimana harus bertindak. Semoga kedepan ada lagi kunjungan seperti ini, karena sangat bermanfaat bagi kita semua,” ujar Kamilu sambil tersenyum lebar.
Pelatih “Cokro Budoyo” Mas Deny, yang juga hadir dalam acara tersebut, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bripka Rully Andra. Ia mengatakan bahwa kunjungan ini sangat berharga karena memberikan wawasan baru dan pengetahuan praktis bagi siswa. “Kami sangat menghargai upaya Bhabinkamtibmas Kelurahan Pilang yang selalu aktif berinteraksi dengan adik-adik peserta latihan “Cokro Budoyo”. Kerjasama antara “Group Cokro Budoyo” dan pihak keamanan sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh semangat bagi siswa,” ujarnya.
Acara berakhir dengan foto bersama. Bripka Rully Andra menutup acara dengan meminta para siswa untuk selalu menjaga keamanan diri dan sesama, serta terus mengembangkan potensi diri mereka untuk menjadi generasi yang berwawasan dan berguna bagi negara.
Kunjungan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pilang ini bukan hanya sekadar acara satu malam, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan kemampuan para siswa SMA Negeri 1 Kota Probolinggo untuk menghadapi tantangan di masa depan. Dengan pesan anti-bullying dan anti-narkoba yang terpatri, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi individu yang tangguh, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. [Irf/*]













