Musim Hujan, DPRD Minta Truk Bertonase Berat Tahan Diri Lewati Jalan Rusak di Bentian Besar

Kefaspelita
Img 20250424 Wa0009
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kutai Barat – Memasuki musim penghujan, masyarakat Kecamatan Bentian Besar kembali dihadapkan pada tantangan serius terkait akses transportasi. Jalan utama yang masih dalam proses perbaikan menjadi semakin sulit dilalui, terutama oleh kendaraan bertonase besar. Kondisi ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat, Rosaliyen, yang turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi.

Dalam wawancaranya bersama media pelitanusantara Rosaliyen menyampaikan harapan dan imbauan kepada masyarakat serta perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

“Harapan saya kepada masyarakat, karena saat ini musim hujan dan kondisi cuaca tidak mendukung, mohon lebih berhati-hati. Berkendara pelan-pelan saja. Kita juga tidak bisa menuntut jalan sesuai harapan karena posisi kita saat ini masih meminta bantuan dari pihak perusahaan,” ujar Rosaliyen

Menurutnya, perusahaan sejauh ini sudah berupaya maksimal memperbaiki jalan. Namun, ia menekankan pentingnya kesadaran untuk tidak memaksakan kendaraan besar, khususnya truk roda 10 ke atas, melintasi jalur tersebut saat kondisi becek dan licin demi keselamatan bersama dan kelancaran lalu lintas, terutama dalam kondisi darurat.

Rosaliyen juga mengingatkan bahwa berdasarkan kesepakatan sebelumnya, hanya kendaraan dengan kapasitas maksimal 8 ton yang diperbolehkan melintas. Sayangnya, belum semua perusahaan mematuhi aturan ini.

“Dari delapan perusahaan yang beroperasi, baru empat hingga enam yang aktif terlibat dalam perbaikan jalan,” ujar Rosaliyen
menyarankan masyarakat dan pihak terkait untuk menyampaikan aspirasi secara resmi melalui surat kepada DPRD agar dapat difasilitasi dalam pertemuan bersama pihak perusahaan.

“DPRD hanya bisa menyuarakan aspirasi rakyat dan memfasilitasi dialog. Kami tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan langsung. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk bersurat, agar kami memiliki dasar untuk memanggil pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Sebagai penutup, Rosaliyen mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih waspada dan bersabar.

“Saya sebagai warga dan wakil rakyat, mengimbau semua pihak untuk lebih berhati-hati. Ini demi keselamatan kita bersama. Jangan memaksakan kendaraan besar melintas saat cuaca buruk. Lebih baik parkir dulu dan tunggu hingga kondisi membaik. Kita semua punya tanggung jawab atas keselamatan di jalan,” pungkasnya. [MM]