Komisi III DPRD Kutai Barat Lakukan Kunjungan Kerja ke STIE Muara Teweh: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pemerintah Daerah

Palicardo
IMG 20250717 WA0002
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kutai Barat – Pelita Nusantara Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta mempererat sinergi antara lembaga legislatif dan institusi pendidikan tinggi, Komisi III DPRD Kabupaten Kutai Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Rabu (16/07/2025).

Kunjungan ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kutai Barat, Oktovianus Jack (Partai Golkar). Ia didampingi oleh sejumlah anggota dewan, antara lain Sepe Martinus (Partai Gerindra), Minarsih (Partai Perindo), Meni Debora (Partai Demokrat), Jelly Welma Katupaian(PDI Perjuangan), H. Sopiansyah (Partai PAN), dan Yudi Hermawan (PDI Perjuangan). Turut hadir pula perwakilan dari Politeknik Sendawar, Kutai Barat.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Dalam sambutannya, Oktovianus Jack menegaskan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja dan mampu bersaing di era modern.

“Kami ingin membangun kolaborasi konkret antara DPRD dan institusi pendidikan vokasi untuk menciptakan SDM unggul di Kutai Barat. STIE Muara Teweh bisa menjadi model inspiratif yang layak diadopsi,” ujarnya.

Senada, Minarsih menyampaikan apresiasinya terhadap pendekatan pendidikan yang diterapkan di STIE Muara Teweh, khususnya dalam merespons kebutuhan industri lokal.

“Kami melihat potensi kerja sama dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan dunia kerja. Ini akan sangat relevan untuk memperkuat pendidikan vokasi di Kutai Barat,”ungkapnya.

Minarsih, yang juga merupakan ketua rombongan sekaligus alumni dari kampus tersebut, mengungkapkan rasa bangganya atas perkembangan institusi pendidikan itu.

“Saya bangga melihat perjuangan para pengurus yayasan, dosen, dan pihak lainnya yang telah berhasil membawa STIE naik status menjadi Universitas Barito Utara. Harapan kami, Politeknik Sendawar di Kutai Barat juga bisa mengejar ketertinggalan dan terus berkembang,”tuturnya.

Anggota Komisi III lainnya, Sepe Martinus, menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari proses evaluasi dan pembelajaran.

“Kita belajar dari keberhasilan mereka, lalu menyesuaikannya dengan karakteristik dan kebutuhan daerah kita. Ini langkah konkret menuju perbaikan,”jelasnya.

Sementara itu, Meni Debora menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai motor penggerak utama kemajuan daerah.

“SDM unggul akan menjadi penggerak utama pembangunan. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci penting,”ujarnya.

Jelly Welma Katupaian turut menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas dan infrastruktur pendidikan vokasi di Kutai Barat.

“Investasi di bidang pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kita ingin memastikan bahwa generasi muda kita memiliki akses terhadap pendidikan yang layak dan berkualitas,” tegasnya.

Dari perspektif regional, H. Sopiansyah menilai bahwa penguatan kerja sama antar perguruan tinggi di Kalimantan merupakan strategi pembangunan kawasan yang berkelanjutan.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antardaerah akan mempercepat pemerataan pembangunan SDM,”tuturnya.

Menutup rangkaian pernyataan, Yudi Hermawan berharap kunjungan kerja ini dapat ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan kebijakan dan program nyata demi kemajuan pendidikan di Kutai Barat,”pungkasnya.

Dengan kunjungan ini, Komisi III DPRD Kutai Barat menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan pemerintahan daerah. Tujuannya adalah menciptakan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. [MM]