Warga Karangrejo, Kampak Kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Perbaiki Jalan Kabupaten.

Kefaspelita
IMG 20230102 WA0091

TRENGGALEK – PN NEWS Termotivasi Bantuan dana Sarana Prasarana (Sarpras) Kecamatan, Warga Karangrejo, Kampak, Trenggalek berswadya perbaiki jalan lintas Kampak-Watulimo yang merupakan aset daerah di desa Karangrejo yang hancur.

Hal tersebut disampaikan oleh Purwadi Kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak melalui sambungan serurer terhadap media Pelitanusantara. Senin 2/1/2023.

Sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kenyamanan demi menghindari semakin banyaknya korban lakalantas di lokasi tersebut masyarakat bersama Pemerintah Kecamatan Kampak berinisiatif untuk memperbaiki secara swadaya.

“Benar masyarakat berswadya, dalam pembangunan itu dan dibantu oleh pihak kecamatan ,”kata Purwadi.

Purwadi menambahkan, Kami selaku Kepala Desa mengucapkan terimakasih atas motivasi dan bantuan dari pihak pemerintah kecamatan kampak beserta seluruh masyarakat yang punya kepedulian, sehingga jalan di desa yang hancur bisa diperbaiki.

“Sebenarnya itu sudah kami usulkan lewat Musrenbang, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” jelasnya

Saat disingung soal peran desa terhadap jalan yang rusak Ia menjelaskan, kami sebenarnya juga sangat prihatin atas hancurnya jalan di desa kami, akan tetapi saat desa mau membangun dengan APBDes terbentur oleh sebuah aturan tentang aset.

“Jalan itu aset Kabupaten, jadi jika dibangun oleh desa itu tidak boleh dan menyalai aturan,” jelasnya.

Disisi lain Mahmud warga setempat kepada awak media menjelaskan, benar memang ada bantuan dari pihak kecamatan totalnya kurang paham tapi infonya Puluhan juta. Beranjak dari situlah warga berinisiatif untuk ikut berswadya seiklasnya agar jalan tersebut bisa diperbaiki.

“Dengan dikoordinir semua warga berpartisipasi, baik tenaga atupun material termasuk uang,”Ungkap Mahmud.

Motivasi Pemerintah Kecamatan, masih menurut Mahmud, mampu membangkitkan semangat seluruh armada, pengusaha, perangkat desa dan seluruh masyarakat setempat. Sehingga jalan yang sudah bertahun-tahun rusak parah bisa segera diperbaiki dengan sistem dibeton.

“Diharapkan ekonomi akan normal kembali dan lakalantas yang sering terjadi bisa terminimalisir,” tandasnya.
(MJ Pelita Nusantara)