Terus Mengucap Syukur?

  • Bagikan

…“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”…1 Tesalonika 5:18

 

Pelitanusantara.com |Tuhan menghendaki kita untuk dapat terus mengucap syukur dalam segala perkara apapun yang dialami dalam kehidupan kita. Umumnya, orang-orang akan lebih mudah untuk mengucap syukur apabila mereka menerima berkat materi, kenaikan jabatan, atau terhindar dari kecelakaan. Tentunya hal tersebut sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun, saat kita mengalami masalah, apakah kita akan tetap dapat mengatakan, “terima kasih Tuhan”? Mungkin akan terasa sangat sulit, namun Tuhan mengajarkan kita untuk mengucap syukur dalam segala hal, jadi bukan hanya untuk hal-hal yang baik saja, tetapi juga untuk hal-hal buruk yang datang ke dalam kehidupan kita. Ayub katakan: Ayub 2:10…”Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Seringkali kita baru mau bersyukur ketika mengalami mujizat, berkat dan pertolongan dari Tuhan. Namun, walaupun tidak ada mujizat, walaupun keadaan belum seperti diharapkan, walaupun doa-doa kita belum dijawab, walaupun pertolongan Tuhan belum kita alami, seharusnya kita tetap mampu mengucap syukur! Sebab kita adalah anak-anak Tuhan yang sudah ditebus dari kegelapan dan kita sudah beroleh janji-janji Tuhan, seharusnya tidak ada lagi alasan untuk kita tidak mengucap syukur.

Kita akan mampu mengucap syukur dalam segala keadaan apabila pandangan kita hanya terarah kepada Tuhan dan janji firman-Nya. Kalau mata kita terfokus pada situasi atau kenyataan, dapat dipastikan kita akan menjadi lemah. Jadi, dalam bersyukur, yang kita perlukan adalah iman. Karena “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” …Ibrani 11:1.  Iman membuat kita berkeyakinan penuh bahwa Tuhan adalah Pribadi yang tidak pernah berdusta dan tidak pernah mengecewakan. Hati yang dipenuhi dengan ucapan syukur memampukan kita bersabar dalam menanti-nantikan pertolongan Tuhan, karena kita percaya bahwa waktu Tuhan adalah yang terbaik, di mana  “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya,” …Pengkhotbah 3:11. Kita akan mampu bersyukur di segala keadaan, ketika sadar bahwa kita tidak bergumul sendirian dalam menghadapi persoalan, karena ada Tuhan yang senantiasa menyertai. Dan satu hal yang seharusnya menguatkan kita adalah, karena “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan” Roma 8:28…Apakah kita sudah mengucap syukur, percaya jangan ragu…Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Ricardo RJ Palijama Sekretaris BM Sinode EMC

  • Bagikan