STTNI Berkembang Seiring Waktu, 95% Lulusannya Terserap Sesuai Kompetensi Dan Panggilannya

SLEMAN-Sekolah Tinggi Theologi Nazarene Indonesia (STTNI), telah meluluskan banyak lulusan yang hampir 95%nya konsisten di jalur pendidikannya, yang memiliki kompetensi menjadi perintis gereja, menjadi pemimpin gereja , mengajar, melakukan konseling pastoral kepada jemaat dan pendekatan kepada masyarakat,dan juga sebagai abdi negara, yang saat ini banyak tersebar di seluruh Indonesia bahkan luar negeri, tutur Dr. Seri Damarwanti, SE, M.Th, Ketua STTNI ,bersama tim promosi PMB TA 2023/2024 saat ditemui dikantornya, Kampus STTNI, jalan Sani-Bokoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/11/2022),

Ketua STTNI, pada kesempatan tersebut menuturkan bahwa, dalam perjalanan sejarah STTNI sejak didirikan tahun 1981, ditujukan hanya untuk memenuhi kebutuhan internal Gereja Kristen Nazarene Indonesia, namun seiring perkembangan waktu menjadi seperti saat ini , kami masih konsisten pada apa yang menjadi visi kami, yang berhubungan dengan kompetensi lulusan, apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh para stakeholder terhadap lulusan STTNI.

Secara rutin kami mengukur tingkat kepuasan para stakeholder terhadap kualitas kelulusan STTNI, dan dari tahun ke tahun kami merasa senang dan bangga, lulusan kami mendapat kepercayaan dari para stakeholder.

Yang paling penting adalah kompetensi lulusan, karena stakeholder ingin memiliki lulusan yang memiliki kompetensi dan kualifikasi ujar Seri Damarwanti.

Saat ini STTNI memiliki tiga program studi yaitu : S1 Teologi, S1 Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Magister Teologi, dengan filosofi 4 C

  1. Conten : materi perkuliahan yang disajikan adalah materi yang relevan dan aktual
  2. Competensi : mahasiswa dirangsang dan difasilitasi, untuk menemukan dan mengembangkan kecakapannya
  3. Character : proses pembelajaran membawa buah perubahan dan pendewasaan karakter mahasiswa.
  4. Contex : Mahasiswa menerapkan pengetahuan dan pemahamannya pada konteks ,dimana mereka berada.

Terkait Tahun Ajaran baru, 2023/2024, tim promosi STTNI sedang mempersiapkan beberapa hal, namun berkaca dari promosi penerimaan mahasiswa baru tahun-tahun sebelumnya, yang paling efektif adalah menggunakan jaringan alumni, serta rekomendasi dari gembala sidang gereja yang juga adalah alumni dari STTNI, peran jaringan alumni hampir 85% merekomendasikan kepada Sircle mereka masing-masing, disamping promosi melalui media yang lain, pungkasnya.(Ome)

Tinggalkan Balasan