Serang Petugas dan Warga Pakai Golok, Pria di Tangerang Terpaksa Dilumpuhkan.

Kefaspelita
IMG 20210628 WA0021
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pelitanusantara.com Tangerang – Seorang warga Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang bernama MS (45) yang diketahui memiliki gangguang mental terpaksa dilumpuhkan petugas karena menyerang warga dan polisi. Ia mengamuk dan mengancam warga menggunakan golok.

Mengamuknya warga itu diketahui dari laporan Hapid Hidayat (21) yang diancam dengan golok. Petugas lantas datang dipimpin oleh Kapolsek Kronjo pada Minggu 27 Juni 2021 sekitar pukul 19.00 WIB tepatnya di Kampung Pulo Cangkir di Desa Kronjo.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

“Tiba-tiba datang pelaku dengan memegang sebilah golok,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu S Bintoro kepada wartawan, Senin 28 Juni 2021

Di lokasi, pelaku mengayun-ayunkan golok dan langsung menyerang pelapor dengan beberapa orang lainnya yang menjadi saksi yaitu Khotib (25), Radiman (47) dan Samsul (45). Untungnya, ia bisa menghindar dari amukan pelaku.

Aksi mengamuknya pelaku belum berhenti dan menyerang petugas. Padahal, petugas sudah membujuk agar tidak menyerang.

“Pelaku mengayunkan golok ke saksi Khotib (25), beruntung dia mengindar mundur tidak kena bacokan,” ujarya.

Saat terjadi serangan itu satu petugas dua kali mengeluarkan tembakan peringatan. Namun, karena pelaku terus mengamuk dan menyerang terpaksa pelaku dilumpuhkan namun mengenai bagian pinggang.

“Pelaku jatuh dan dibawa langsung ke RSUD Balaraja, sesampaikan di sana nyawa pelaku tidak tertolong,” ujarnya.

Pagi ini, jenazah sendiri langsung dibawa ke rumah duka dengan dikawal pihak kepolisian. Rencananya almarhum akan dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di TPU di Desa Pegedangan Udik. ( Nena.M )