Seorang Oma di Tangsel di Duga Menjadi Korban Penipuan dan pelakunya sebanyak 4 Orang

Img 20230531 Wa0154
Spread the love

Tangerang – Pelitanusantara.com seorang wanita parubaya  yang mengaku bernama Oma Ros (76), pensiunan perawat RSUP seorang Warga Jurangmangu, Pondok  Aren Tangerang selatan telah menjadi korban penipuan yang di lakukan oleh 4 orang pelaku yang menurut informasi korban bahwa para pelaku menggunakan Kendaraan Mobil jeep Expander, warna abu² tua metalik, No pol B 2510 TZP

Dibawah ini kronologi dan pengakuan korban kepada keluarga yaitu Anaknya yang bernama Joe Macpal yang di ceritakan kembali kepada awak media

sekitar jam 10.00±wib korban keluar dari Rs Sari Asih kota Tangerang usai check up rutinpada waktu itu.

Saat menyebrang korban bertemu dengan seorang wanita yang menggunakan jilbab (pelaku pertama) menyapa Korban dan kata nya “eh ibu tadi nya saya mau bantu nyebrangin”

Korban jawab “aakh saya sudah biasa kok bu”

Setelah itu, menurut pengakuan korban kepada keluarga, mencari tempat duduk sembari menunggu angkutan umum/angkot untuk pulang. Sementara wanita berjilbab tidak di perhatikan kemana pergi nya. Tidak lama kemudian angkot D22 (Bintaro-Ciledug) yang di tunggu datang dan korban naik. Selama berada di angkot tersebut menurut pengakuan korban kepada keluarga hanya ada beberapa penumpang kecuali pelaku pertama(tidak ikut dalam angkot).

Sampai di tujuan, korban turun di sekitar jalan raya Ceger Pondok Aren Tangerang Selatan, saat berjalan kaki beberapa meter korban di sapa seorang pria (pelaku kedua) dari belakang korban dan mengaku sebagai Warga Negara Asing/WNA yang ingin menukar mata uang asing nya dengan mata uang rupiah. “Bu saya punya uang dollar mau tukar dengan uang rupiah” kata pelaku kedua.

Korban jawab, “mohon maaf saya tidak mengerti coba saja ke bank” di tengah pertemuan tersebut tiba tiba pelaku pertama ikut nimbrung dalam pertemuan katanya “kenapa ibu ?”, korban jawab, “bapak ini mo tukar uang nya tapi saya tidak paham”.

Menurut Oma kepada keluarga, ‘sy kaget juga kok ibu yang tadi di Rs sudah ada di sini, padahal waktu itu sy sudah tidak perhatikan lagi kemana pergi nya, tapi kok ada dan ketemu lagi waktu itu’.

Kemudian pelaku pertama _mengajak korban untuk bantu_ pelaku kedua mencari tempat penukaran uang, katanya “ayo ibu kita bantu dia (WNA/pelaku kedua) mencari tempat penukaran uang”

Menurut korban kepada keluarga pada waktu itu sudah berusaha menolak namun dengan segala cara kedua pelaku terus berusaha meyakinkan korban.

Di tengah pertemuan dan perbincangan mereka, datang pelaku ketiga yang mengaku dari karyawan Bank, kata pelaku pertama, ‘bu ini ada teman sy yang juga bisa bantu kita cari tempat penukaran uang’

Menurut korban dengan situasi tersebut, yang di rasakan korban kondisi kepala pusing dan mengikuti apa yang di maksud para pelaku (hipnotis).

Kemudian para pelaku membawa korban dengan menggunakan mobil jenis jeep yang sudah ada tidak jauh dari pertemuan mereka.

Sepanjang perjalanan (di bawa mutar – mutar di sekitar jalan raya Ceger Pd Aren Tangsel) di dalam mobil menurut korban kepada keluarga, pelaku kedua dan pelaku pertama mengajak ngobrol korban, pelaku pertama sembari membelai rambut korban, dan pelaku ketiga mengelus – elus tangan korban.

Tiba di teller, menurut petugas bank Korban terlihat dengan kondisi linglung dan petugas bank juga heran tidak seperti biasanya korban meminta uang sebanyak Rp 40 jt

Setelah mendapatkan uang tersebut, korban kembali menuju kendaraan pelaku dan di sini pun menurut korban kepada keluarga belum sadar karena fokus dengan iming² yang di sampaikan para pelaku ke korban di dalam mobil sebelumnya.

Setelah itu, korban di bawa pelaku berkeliling di sekitar kawasan Pondok Betung dan tiba di salah satu mini market di jalan raya Pd Betung Tangsel.

Salah satu di antara oknum, pelaku pertama mengajak korban ke minimarket dengan alasan akan mencari buah-buahan dan korban pun mengikuti kemauan pelaku. Setelah di dalam minimarket (durasi hanya 2-3 menit±) seingat korban, pelaku mengambil keranjang dan korban mengikuti dari belakang dan tiba² pelaku meninggalkan korban yang sudah lanjut usia dan para pelaku lain nya di seberang jalan sudah menunggu di dalam mobil dan pergi meninggalkan korban begitu saja. Korban baru tersadar ada di dalam minimarket dan bertanya² dengan pelayan minimarket keberadaan pelaku pertama yang masuk bersama di dalam, namun para pelayan minimarket balik bertanya tadi masuk dengan siapa ? Karena di antara yang pelayan minimarket tidak memperhatikan masuk nya korban bersama pelaku.

Korban baru tersadar kalau diri nya tertipu dan di curi uang pensiunnya.

Setiba nya di rumah, Korban bertemu dg saya dan menangis dan cerita kepada saya dengan kondisi yang terlihat linglung ½ sadar karena masih di bawah hipnotis.

Pada hari selasa tanggal  31 Mei sekitar jam 18.00 ± kami pergi ke Polsek Pondok Aren Tangsel untuk melaporkan kejadian yang kami alami waktu itu (red)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!