Saat Penyegelan Tambang Mas di Cibeber, Dandim 0603 Lebak Sebut Tidak Ada Intervensi dan Perampasan Kunci Kendaraan PT SBJ oleh Anggotanya.

Img 20240117 Wa0099
Spread the love

LEBAK – Tidak ada intervensi atau campur tangan dari anggota Kodim 0603 Lebak Provinsi Banten, saat terjadinya penyegelan lokasi tambang emas PT Samudra Banten Jaya (SBJ) di Cibeber, pada penghujung tahun 2023 lalu. Dimana kehadiran anggota Kodim 0693 Lebak kala itu, murni merupakan upaya pendampingan atas permintaan tertulis dari pihak Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Ditegaskan Dandim 0603 Lebak, Letkol ARH Erik Novianto, S.Sos,bahwa kehadiran anggota Kodim 0603 Lebak merupakan upaya pendampingan atas fungsi tugas KLHK, yang menilai pihak PT SBJ telah melakukan pelanggaran berat dalam proses penambangan emas di Ciebber tersebut. Diantaranya, menambang tidak sesuai titik koordinat yang dimohonkan,selain persoalan lahan yang digunakan, PT SBJ juga secara sengaja membuang limbah mercury secara besar-besaran ke aliran sungai.

” Dimungkinkan, pihak KLHK sudah mendeteksi adanya indikasi tindakan perlawanan dari oknum-oknum PT SBJ. Sehingga pihak KLHK meminta pendampingan dari angggota TNI dalam hal ini Kodim 0603 Lebak, selain anggota TNI yang melakukan pendampingan,pihak Kepolisian pun ada dalam melakukan pendampingan saat proses penyegelan lokasi penambangan PT SBJ tersebut,” kata Letkol Erik Novianto, didampingi Pasi Intel Lettu Sandi Nuryadin, Rabu (17/01) di Comand Center Makodim 0603 Lebak.

Ditegaskannya, bahwa pihaknya juga menyesalkan sikap oknum yang ditengarai terkait dengan PT SBJ, yang telah menuding dan terindikasi memfitnah institusi Kodim 0603 Lebak, yang mana dalam salah satu akun Tik-tok, oknum tersebut menuding anggota Kodim 0603. Lebak, telah melakukan perampasan kunci kendaraan PT SBJ. Padahal cerita sebenarnya adalah, para sopir kendaraan PT SBJ, saat itu dengan secara sukarela menyerahkan kunci kendaraan mereka ke anggota Kodim. Sebab saat itu mereka mengenal betul anggota TNI tersebut, yang juga sebagai Babinsa di Desa mereka.

“Perlu.kamintegaskan, tidak ada perampasan kunci kendaraan oleh anggota Kodim saat itu. Karenanya, akun medsos itu saat ini sedang kami lacak, setelah itu akan kami laporkan pada pihak Kepolisian untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya,” terang Letkol Erik.

Terkait hal itu, Dodo Ibrahim, salah satu pengurus Ormas Lebak Bersatu (Batu), mengaku sangat mendukung upaya dan langkah pendampingan pada pihak KLHK. Menurutnya, PT SBJ sudah sepatutnya patuh dan tunduk pada aturan yang berlaku, sebab pihak KLHK tidak akan berlaku sepihak dalam mengambil tindakan tegas, jika saja mereka tidak terbukti melakukan pelanggaran usaha.

“Pada prakteknya, PT SBJ terbukti membuang limbah Mercury ke jalur sungai, menambang tidak pada titik koordinat yang dimohonkan,bukankah itu bukan sebuah pelanggaran berat. Kami berharap, agar pihak KLHK dapat melakukan tindakan secara tegas Pada konteks ini, kami warga Lebak yang masih perduli dengan kelestarian lingkungan, pada dasarnya siap mendukung upaya baik pihak Makodim 0603 Lebak dan pihak Kepolisian dalam upaya menegakkan aturan terkait,” ujarnya. (Yans/DS).

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!