PPID UTAMA KOTA BEKASI IKUTI VIDCON MONEV PEMERINGKATAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK TINGKAT JABAR 2021

  • Bagikan

KOTABEKASI – PELITANUSANTARA.COM Pemerintah Kota Bekasi melalui Bagian Humas Sekretariat Daerah Bekasi selaku PPID Utama beserta Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati selaku atasan langsung PPID Utama Pemerintah Kota Bekasi mengikuti giat Video Conference bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Ketua Komisi Informasi, Ijang Faisal untuk mengawali Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Jawa Barat 2021 yang bertempat di Gate 19 Stadion Patriot Chandrabhaga Kota Bekasi.

Peserta Monev Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pada Badan Publik se- Jawa Barat Tahun 2021 terdiri dari 27 Daerah Kabupaten/Kota se- Jawa Barat, 11 Badan Usaha Milik Daerah, 37 OPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 11 Instansi Vertikal di Provinsi Jawa Barat, 14 Organisasi Non Pemerintah, 16 Partai Politik Tingkat Provinsi Jawa Barat dan semua akan melewati masa penilaian dalam penyajian informasi publik yang pada akhir penilaian akan menghasilkan kategori-kategori berikut, yakni Badan Publik Informatif, Badan Publik Menuju Informatif, Badan Publik Cukup Informatif, Badan Publik Kurang Informatif, dan Badan Publik Informatif dimana segala halnya diatur dalam UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam paparannya menerangkan ada dua hal yang harus diperbaiki di Jawa Barat berkaitan dengan Keterbukaan Informasi Publik yakni transparan dan proaktif dalam gerakan teknologi, karena Jawa Barat Memiliki 5 Prinsip: Transparant, Proaktif, Inovatif, Kolaboratif, Ilmiah.

“Keterbukaan informasi menjadi indikator utama untuk meraih trust atau kepercayaan dari masyarakat, maka dari itu semua Badan Publik harus selalu berinovasi serta utamanya rutin dan aktif dalam menyajikan informasi publik kepada masyarakat agar masyarakat pun mudah dalam mendapatkan informasi” Ujar Ridwan

Berbicara mengenai prestasi, Provinsi Jawa Barat telah memperoleh sebanyak tiga kali berturut-turut sebagai Pemerintah Provinsi Informatif selama tiga tahun, hal itu yang ditegaskan oleh Gubernur Jawa Barat untuk terus dan tetap dipertahankan.

“Jawa Barat sudah memberikan platform yang dapat memudahkan masyarakat/publik untuk mengakses informasi publik secara seluas-luasnya dan Kedepannya keterbukaan informasi pada bidang ekonomi dan sosial harus lebih diperhatikan”tandasnya

Terakhir Ridwan Kamil berharap agar seluruh daerah di Provinsi Jawa Barat bisa bersinergi dalam memberikan dan mempublikasikan informasi yang yang memadai serta selalu melakukan evaluasi guna mengetahui apa yang menjadi kekurangan lembaga/instansi tersebut.

(Romo Kefas)

  • Bagikan