TRENGGAKEK – Tim SAR gabungan dari Salpol PP Trenggalek terus bergerak menelusuri sungai ngasinan mencari anak yang hilang terperosok di Sungai sejak pukul 11.00 WIB.
Hingga pukul 15.00 WIb pencarian masih terus berlangsun. Ungkap Kepala Satpol-PP Trenggalek, Setefanus Triyadi Atmoko, Minggu 20/11/2022 di lokasi kejadian
Kepala Satpol-PP Trenggalek Triadi menjelaskan, berdasar keterangan warga yang sedang kerja bakti memperbaiki tanggul yang Jebol, ada sekitar Lima orang anak sedang lewat. Naasnya empat diantaranya terpereset dan yang satu tidak tertolong.
“Sampai saat ini tim yang menggunakan perahu karet terus menyisir di wilayah sungai tersebut untuk mencari korban ,” katanya.

Dalam pencarian ini, masih menurut Triadi, kami menerjunkan sekitar 40 personil dari TNI,Polri, Basarnas,Tagana, Basnas dan juga dibantu adik-adik ITB.
“Pencarian ini akan terus kami maksimalkan sampei menemukan korban,”terangnya
Kendati demikian cuaca tetap menjadi pertimbangan demi menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan.
Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Yoni Fariza mengatakan, hingga saat ini korban belum ditemukan. Hal ini karena banyak sekali tumpukan puing – puing kayu dan sampah. Meski demikian Pihaknya terus melakukan pencarian hingga pukul 17.00
“Pencarian kembali akan dilakukan besok jika hari ini belum ditemukan,”kata Yoni
Korban yang terpeset dan masih dalam pencarian, adalah Ais Ridho Annafi, umur 13 tahun pelajar SMP 4 Trenggalek, warga rt 10 rw 02 dusun karanggayam desa karangsoko, Kec/Kab Trenggalek.
Disisi lain Dwiyan, umur 38 warga setempat mengatakan, korban saat bermain bersama teman-teman terpereset di pinggir sungai.
Sebelumnya warga yang ikut kerja bakti perbaikan tanggul di sungai ngasinan sempat memperingatkan terhadap lima anak tersebut.
“Jangan main disungai licin jika terperet berbahaya,” ungkapnya.
Apa mau dikata ternyata mereka berlima terpereset dan satu diantaranya tidak bisa diselamatkan.
(MJ Pelita Nusantara)
