MERESPON ANUGERAH ALLAH

Palicardo
Screenshot 20210726 014819 Facebook

Pelitanusantara.com | Suara Kebenaran Hari Ini | 1 Yohanes 3:2-3, “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.”
*MERESPON ANUGERAH ALLAH*
Bapa (Allah) mengangkat sebagai anak semua anak dari Sang Anak. Sang Anak memang memanggil mereka, dan menjadikan mereka sebagai saudara-saudara-Nya. Dan dengan begitu Ia menganugerahkan kepada mereka kuasa dan martabat sebagai anak-anak Allah. Sungguh suatu kasih yang penuh kerendahan diri dan menakjubkan dari Bapa yang kekal, bahwa makhluk seperti kita ini sampai dijadikan dan disebut sebagai anak-anak-Nya. Padahal kita ini yang secara kodrat merupakan pewaris dosa, kesalahan, dan kutukan Allah. Kita yang dalam perbuatan merupakan anak-anak yang bejat, tidak taat, dan tidak tahu berterima kasih! Sungguh mengherankan, bahwa Allah yang kudus tidak malu disebut sebagai Bapa kita, dan menyebut kita sebagai anak-anak-Nya!
Kebahagiaan yang selayaknya didapat dari hubungan ini belum disingkapkan: Tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak (1 Yohanes 3:2).

Kemuliaan yang berkaitan dengan kedudukan kita sebagai anak dan pengangkatan sebagai anak ditunda dan disimpan untuk dunia lain. Jika hal itu disingkapkan di sini, maka itu akan menghentikan jalannya perkara-perkara yang harus terus berlanjut untuk saat ini. Anak-anak Allah harus berjalan dengan iman, dan hidup dengan pengharapan. “Akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia.”
Sebagai orang percaya, kita harus merindukan satu hari ini, yaitu saat dimana Dia yang sulung (Yesus Kristus) datang menyatakan diriNya bagi anak-anak Bapa. Haleluyah, amen. Pst.harts