Menanam Mangrove Teknik Klaster di Perairan Nusakambangan Cilacap

Cilacap, Pelitanusantara.com – Warga RW 5 Kelurahan Tambakreja bersama Solusi Bangun Indonesia melakukan penanaman mangrove di sekitaran perairan pulau Nusakambangan pada Rabu ( 25/11/2020).

Manager Community Relations SBI, Kusdiharta, di sela-sela kegiatan penanaman pohon mangrove menjelaskan, PT SBI telah menyediakan 1000 pohon mangrove dengan ketinggian di atas 1,5 m, harapannya agar lebih tahan dan angka harapan hidupnya tinggi.

Penamaan mangrove menggunakan teknik penaman klaster atau bergerombol di mana satu lubang ditanam lima pohon mangrove. Sedangkan lubang tanam di buat sedalam 40 cm dengan jarak tanam 1-2 meter .

“Metode ini sudah kami praktek di tempat lain di sekitar pulau Nusakambangan dan hasilnya 90% lebih tumbuh atau hidup, teknik tanam bergerombol ini adalah solusi yang tepat untuk menanam mangrove di pesisir pantai selatan,” ujarnya.

Penamaan mangrove ini merupakan penanam yang kedua kalinya, tahun 2019 telah dilakukan di lokasi yang sama dengan tingkat keberhasilan sekitar 10-20% , hal ini disebabkan pohon hanyut karena hempasan pasang surut pantai selatan yang cukup kencang.

Ngadiyono ST, Ketua RW 5 Kelurahan Tambakreja mengatakan warga mengucapkan terima kasih dan menyambut baik program penanaman mangrove ini.

Selain untuk melestarikan mangrove, juga dapat mengurasi abrasi wilayahnya yang berbatasan dengan perairan (PN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *