” Kebahagiaan Orang Benar :

Kefaspelita
FlyerMaker 16022020
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Mazmur 112:1-3, “Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.
Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.”

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Pelitanusantara.com | Dengan gaya bahasa yang mengingatkan pada Mazmur 1:1, pemazmur mengemukakan tentang kebahagian orang yang takut akan Allah. Orang yang takut akan Tuhan tentu saja suka melakukan perintah-perintah Tuhan. Keturunannya menjadi pewaris berkat-berkat-Nya, baik secara rohani maupun materi.

Bagaimana Tuhan memberkati orang benar sehingga mereka hidup berbahagia?
Pertama, mencukupkan hidup mereka dengan berkat yang melimpah (ayat 2-4). Berkat tidak harus selalu diidentikkan dengan kekayaan materi, tetapi juga rasa aman (ayat 6-8), bahkan kemampuan berbagi berkat dengan orang lain (ayat 9).
Hal Kedua, berkat Tuhan datang seiring dengan langkah iman orang benar untuk menjadi saluran berkat (ayat 5, 9). Dengan kesediaan memberi dan berbagi, kelimpahan dari Tuhan akan dialami. Ibarat saluran air yang terus dialiri air karena saluran itu tidak pernah tersumbat, melainkan terbuka terus untuk memberkati orang lain.

Ketiga, Tuhan memberkati orang benar dengan menimbulkan rasa iri dan sakit hati pada orang fasik (ayat 10). Orang fasik akan melihat bahwa kefasikan mereka tidak membawa kebahagiaan sejati. Di satu sisi, keadilan Allah ditegakkan karena setiap orang menerima balasan setimpal perbuatannya.

Ingat, Anda telah diberkati melimpah maka Anda bertanggung jawab juga untuk berbagi. Maka berbagilah dengan sesamamu, tidak memandang apakah ia orang benar atau orang fasik! Tuhan Yesus memberkati. (***)