Jelang Ramadhan, Pemuda Katolik Jabar Silaturahmi Bersama Pemuda Muhammadiyah

Kota Bandung,Pelitanusantara.com Menjelang bulan Ramadhan 1442 H, Pemuda Katolik Komisariat Daerah Jawa Barat (Komda Jabar) menggelar silaturahim kebangsaan bersama Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jabar di Kota Bandung, Jawa Barat.

Ketua Pemuda Katolik Jabar, Edi Silaban (kanan) berfoto bersama Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jabar, Reza Arfah (kiri).

Kegiatan silaturahmi Pemuda Katolik Jabar ini dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan digelar pada hari Kamis tanggal 8 April 2021. Turut mendampingi Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Bandung,  Alexander J. Ricky dan dihadiri jajaran PW Pemuda Muhammadiyah Jabar.

Ketua Pemuda Katolik Komda Jabar, Edi Silaban dilakukan menjelaskan pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi lintas iman antar sesama anak bangsa pertemuan sebelum bulan Ramadhan.

“Semangat perjumpaan perdana ini sebenarnya sudah sejak 2019 pasca Pemuda Katolik Jabar dilantik, namun baru terealisasi tahun ini dan berketepatan menjelang bulan Ramadhan sekalian mempererat silaturahmi sesama anak bangsa” pungkas Edi.

Apalagi kegiatan ini substansinya adalah kolaborasi dalam rangka memupuk rasa persatuan antar organisasi kepemudaan yang bernaung di wilayah Jawa Barat.

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah, Reza Arfah dalam kesempatan menyatakan pertemuan ini sejalan dengan tiga fokus organisasi yang dipimpinnya tersebut yaitu Moderat, Berdikari dan Kolaborasi.

“Pentingnya membangun semangat dan kolaborasi untuk memperkuat gerakan pemuda yang berkontribusi peradapan Jabar, Indonesia dan Semesta” pungkas Reza.

Dalam pertemuan ada beberapa isu-isu yang dibahas diantara isu pendidikan, perhatian pada pengelolaan media sosial, enterprenuer, intoleransi sampai pada memberantas paham radikalisme.

Diakhir pertemuan, Pemuda Katolik Komda Jabar menyerahkan buku berjudul “Dokumen Tentang Persaudaraan Manusia” serta “Penjelasan dan Tanggapan Dokumen Abu Dhabi” sebagai bentuk mengkampanyekan perdamaian dimana jalan “dialog” sebagai jalan kesepakatan bersama untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *