Imam Basuki Komisi III: Penanganan Pasca Bencana Pemerintah Harus Hadir

Kefaspelita
Download (1)

TRENGGALEK – Dalam penanganan kerusakan infrastruktur pasca bencana sangatlah mustahil jika tertumpu terhadap swadaya masyarakat. Pemerintah tentunya harus hadi dan mengambil sikap dengan memanfaatkan sisa anggaran yang ada. Ungkap Imam Basuki anggota Komisi III DPRD Trenggalek usai rapat kerja dengan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) mitra, Senin 21/11/2022.

Imam Basuki Anggota Komisi III menyampaikan, saat ini kan ada Bantuan Tak Terduga (BTT) senilai Rp 2,6 miliar, agar hal tersebut tidak salah sasaran seyogyanya digunakan untuk penanganan infrastruktur yang rusak baik yang mendesak ataupun yang darurat.

Bertempat di ruang aula DPRD Trenggalek lantai satu seluruh Anggota Komisi III dan OPD mitra pokus membahas penanganan pasca bencana.

” Kita tentu prihatin terhadap warga yang terus-menerus berswadya pasca musibah bencana menimpa,”tuturnya

Hal yang pemerintah harus sikapi adalah mereka punya tangungjawab terhadap keluarga, akan tetapi mereka juga dituntut untuk bergerak mengatasi problemnya demi tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari jika ada bencana susulan.

“Disinilah pemerintah harus bergerak manfaatkan BTT untuk membantu mereka,”kata Imam

Sekalipun warga itu telah dibantu bronjong, problem yang dihadapi dilapangan untuk pengisian bronjong tersebut. Untuk pemenuhannya batu ada juga yang harus membeli. Nah disinilah Pemda harus hadir memberikan solusi serta merealisasikan apa yang menjadi beban mereka.

” BTT juga bisa untuk membantu mereka dalam bentuk upah harian, agar beban tangungjawab keluarga bisa teratasi,” imbuhnya.

Masih Menurut Imam Basuki, saat ini diperlukan identifikasi terhadap daerah mana yang telah dibantu bronjong penangananya seperti apa.

“Identifikasi ini perlu dilakukan agar yang telah dilakukan tidak sia-sia dalam memberikan bantuan,”tandasnya.
(MJ Pelita Nusantara)