IKHLAS, Demi Kepentingan Partai Dan Marwah Golkar

Pelitanusantara.com Bekasi, 10 Juni 2021 | Demi pentingan Partai, Dan Marwah Golkar Menjadi prioritas dibanding ikut menjadi calon Ketua DPD pada Musda Golkar Kota Bekasi mendatang.

Dukungan yang diberikan dari Haji Zainul Miftah (HZM) ke Kubu Ade Puspita Sari dalam Musda ke V Partai Golongan Karya (Golkar) dapat di pastikan menjadi kunci kemenangan kader Golkar Kota Bekasi.

Dalam beberapa waktu terakhir muncul wacana duet antara Putri Wali Kota Bekasi  Ade Puspita Sari (Ketua) yang akan menggandeng HZM (Sekretaris) untuk menahkodai Golkar Kota Bekasi kedepan.

Tak tanggung – tanggung wacana ini di muncul kan dari internal partai yang saat ini menduduki jabatan strategis di DPP Golkar. Dan wacana ini juga di aminkan oleh beberapa pendukung dari Ade Puspitasari.

HZM saat di konfirmasi terkait hal ini di bilangan Bekasi Selatan mengatakan, bahwa dirinya akan fokus dalam mendorong terciptanya musda yang aman dan lancar. Prihal kabar dirinya yang akan di gandeng Ade Puspitasari untuk menjadi sekertaris DPD jika terpilih nanti HZM mengatakan bahwa hal tersebut bisa saja terjadi.

“Saya pernah nyaleg di DPR  RI,atas petunjuk senior partai Golkar. Hal ini karena saya di harapkan dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat. Sejak itu saya sudah berjanji akan membangun Partai Golkar .

Jika nanti saya dan Bu Ade di Amanahkan memimpin Golkar maka saya akan bekerja maksimal untuk kader dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Haji Zainul Miftah pada pelitanusantara.com melalui whatapp.

HZM mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan komunikasi secara intes, aktif dan baik dengan Ade Puspita Sari dan jajaran kader lainnya agar nanti sosok putri Wali kota Bekasi ini dapat menjadi Ketua DPD. Jika mereka memimpin DPD Golkar Kota Bekasi HZM berjanji akan mempersatukan kader dan mempertahankan kepemimpinan di Kota Bekasi agar tetap diraih oleh Partai Golkar.

“Kita persatukan Golkar Kota Bekasi agar tetap solid dan mengakar, jangan sampai gelaran Musda ini Golkar Kota Bekasi di bilang AIUEO.

Kita harus mencontoh Bapak Rahmat Effendi sebagai sosok atau figur yang luar biasa bisa mengakarkan golkar di hati masyarakat di kota Bekasi beliaulah patriotnya Golkar sesungguhnya, “ungkap HZM.

Zainul juga mengatakan jika saat ini Pimpinan Kecamatan (PK), Pimpinan Kelurahan (PL) dan organisasi pendiri dan yang di dirikan sepakat bahwa Ade Puspitasarilah yang layak dan kompeten untuk menjadi Ketua DPD Golkar Kota Bekasi dan ini akan di buktikan dalam gelaran Musda V kedepan.

“Saya rasa kepemimpinan yang akan di raih Bu Ade dalam Musda nanti maksimal, karena saat ini menguasi PK, PL dan Ormas .Apalagi sudah ada dukungan dari pusat,” katanya lagi.

Bahkan HZM berharap akan terjadi keputusan aklamasi dalam Musda kedepan. Hal ini dapat terjadi karena dorongan dari DPP Golkar. Ditambahkan HZM bahwa kepemimpinam Rahmat Effendi di Kota Bekasi yang sudah dua periode dan di cintai masyarakat juga akan menguntungkan Ade Puspita Sari.

“Dukungan dari pusat bisa jadi mengarah aklamasi. Temen – temen kader Golkar Kota Bekasi di harap tetap waspada, solid dan jangan saling menjatuhkan sesama kader dan tetep semangat menjaga marwah Partai Golkar di bumi patriot ini, ” ujarnya.

Diakuinya penundaan Musda yang cukup lama dimungkinkan berpengaruh terhadap konsentrasi partai dalam menyongsong gelaran politik 2024 mendatang.

“Terlalu lamanya suara – suara tidak bagus karena musda harus di jaga, karena momen 2024 kita harus majukan Presiden dari Partai Golkar. Saya pastikan Partai Golkar masih kuat di Kota Bekasi,” ujarnya.

H Zainul Miftah alias HZM sebelumnya sempat masuk di dalam bursa bakal calon (Balon) Ketua DPD Golkar Kota Bekasi. Namun karena dirinya lebih memilih menyatukan kader Partai demi kemenangan Golkar maka pihaknya pun bersedia menjadi Sekertaris partai mendampingi Ade Puspita Sari Jika terpilih nantinya.

Di kalangan kader di internal partai Golkar dirinya cukup dikenal karena merupakan pimpinan Kino (Kelompok induk organisasi) partai, yang bernama Himpunan Pengusaha Kosgoro (HPK) 1957 Kota Bekasi saat ini, dan sempat ditunjuk sebagai caleg DPR RI No urut 2 pada Pileg 2019 lalu.

Adapun pasca Musda V Partai Golkar yang sekiranya di gelar Agustus 2020 batal terlaksana, Sosok pengusaha muda yang merupakan putra daerah tak lagi ngotot maju sebagai calon Ketua DPD partai, karena mengaku mengikuti arahan seniornya dan sejumlah petinggi di pengurus DPP buat menjadi sekretaris DPD mendampingi calon Ketua DPD Ade Puspitasari.

“Saya berkeinginan menyatukan partai golkar tetap solid demi menjaga marwah Golkar di Kota Bekasi yang sudah sangat baik dibawah pimpinan Wali Kota Rahmat Effendi. Jadi, ya nggak bagus juga terlalu lama suara-suara diluar yang nggak bagus terhadap partai ini terus terjadi. Terlebih, di momen 2024 nanti adalah momen seharusnya kita memajukan presiden dari partai Golkar,” ujarnya. (Pst.harts)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *