..”Pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.”…2 Tes 2:8-12

Pelitanusantara.com |Kita tahu sekarang telah bangkit banyak antikristus, sebelum yang sesungguhnya hadir untuk menyesatkan umat manusia bahkan umat percaya dan rahasia kejahatannya sudah bekerja. Sebagai jemaat juga diberi tahu mengenai tanda dari waktu terakhir ini. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga …Mat. 24:24. Inilah mereka para penghancur negeri, bangsa, dan agama : waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir … Semoga nubuatan perihal adanya para penyesat yang muncul di dunia kekristenan saat ini justru menguatkan kita untuk melawan penyesatan mereka.
Bagaimana mengetahui cara kerja mereka, sekalipun sepertinya sifatnya positif, karena dahulu mereka pernah menyambut atau mengaku percaya akan pengajaran para rasul: “Memang mereka berasal dari antara kita…1 Yoh 2:19 , mereka dari kalangan dan persekutuan kita. sebagaimana didalam Kis 15:1..” Boleh jadi dari jemaat di Yerusalem, atau beberapa jemaat di daerah Yudea, Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ, dst. Di antara jemaat-jemaat yang paling murni bisa saja terdapat orang-orang yang murtad dan memberontak. Pengajaran rasuli tidak membuat bertobat seluruh anggota jemaat yang diyakinkan dengan kebenarannya.Kemudian lebih bersifat pribadi. “Di dalam hati, mereka tidak seperti kita: tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita. Mereka tidak dengan segenap hati telah menaati pengajaran yang telah diteruskan kepada mereka. Mereka tidak bersama kita, menyatu dengan Kristus yang menjadi Kepala.”
Kemudian inilah, alasan untuk menyimpulkan bahwa mereka bukan dari kita, tidak seperti apa yang pura-pura mereka tunjukkan atau tidak seperti kita, dan itulah pembelotan mereka yang sesungguhnya: “Sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita …Apabila kebenaran yang kudus itu beakar di dalam hati mereka, maka kebenaran itu akan memegang mereka bersama kita. Seandainya kita telah menerima pengurapan ilahi, yang olehnya kita dijadikan orang percaya yang benar dan sejati, maka kita tidak akan berbelok menjadi antikristus.” Mereka yang murtad dari iman dengan cukup jelas menunjukkan bahwa sudah dari sebelumnya mereka memang munafik di dalam menjalankan agama. Sebab, orang-orang yang telah mereguk roh kebenaran tentang Injil memiliki penangkal untuk melawan kekeliruan yang menghancurkan.
Ketidaksungguhan hati mereka dapat diketahui: Tetapi jemaat tidak begitu tahu siapa saja yang merupakan anggota yang sesungguhnya, dan siapa yang bukan. Oleh sebab itu, jemaat yang dianggap sudah dikuduskan secara batiniah, dapat dikatakan tidak kelihatan. Beberapa yang munafik harus dinyatakan di sini, demi mempermalukan mereka juga, karena telah mengurangi kebenaran, jika mereka tidak berbuat dosa sampai mati, dan juga demi untuk menimbulkan rasa takut serta memberi peringatan bagi yang lain. Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia,…2 Ptr. 3:17-18, Oleh karena itu kenalilah mereka ada di sekitar kita dan jangan lengah…Tuhan Yesus memberkati.
Pdt.Ricardo RJ Palijama Sekretaris BM Sinode EMC
