TRENGGALEK – Dua Desa di Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek hari ini, Senin 30/5/2022 secara serentak melaksanakan seleksi pengisian Perangkat Desa. Dua Desa tersebut antara lain Desa Karangrejo dan Bogoran. Seleksi dilaksanakan di Aula Kecamatan Kampak dari pukul 08,00WIB sampai dengan pukul 13,00WIB.
Seleksi ini merupakan tahapan terakhir setelah pendaftaran. Sedangkan pendaftaran peserta dilaksanakan mulai tanggal 21 maret sampai dengan 29 Maret tahun 2022 dan masa perpanjangan 7 hari.
Adapun jika sampai masa perpanjangan 7 hari ternyata tetap ada satu pendaftar, maka yang bersangkutan bisa ditetapkan sebagai calon tetap yang bisa mengikuti seleksi, dengan sistem calon yang bersangkutan dinyatakan lulus jika meperoleh nilai diatas passing grade (batas minimun).
Adapun batasan dalam passing grade berdasar Perbub no 46 tahun 2016 batasan minimumnya adalah 50% dari seluruh total nilai yang diujikan.
Pengisian perangkat desa ini mendapat sambutan antusias dari warga masing-masing desa.

Desa Karangrejo membuka lowongan perangkat desa, yaitu Kasi Pemerintahan dengan pendaftar yang masuk nominatip seleksi satu orang. Sedang untuk Desa Bogoran, peserta sebanyak 2 orang yang mengikuti seleksi untuk pengisian Kepala Urusan Umum.
Sesuai Peraturan Bupati Trenggalek nomor 46 Tahun 2016, dalam seleksi pengisian perangkat, Pemerintah Desa membentuk Panitia Seleksi. Selanjutnya Panitia Seleksi dalam melaksanakan tugasnya dibantu pihak ketiga dari unsur Lembaga Swadaya Masyarakat, Perguruan Tinggai, Organisasi Kemasyarakatan, atau Perusahaan yang anggarannya tidak bersumber dari pemerintah. Untuk kedua desa di Kecamatan Kampak bersepakat menunjuk LBH Rakyat Trenggalek yang diketuai Pujihandi S.H. sebagai perumus soal.
Ketua Panitia dari Desa Karangrejo Sukemi mengatakan, bahwa seleksi perangkat kali ini benar-benar dilaksanakan secara jujur, transfaran, dan adil. Salah satu bentuk keseriusan tersebut adalah dengan menunjuk pihak ketiga yang dijamin indefendensinya, yaitu LBH Rakyat Trenggalek.
Sedang dalam seleksi pingisihan perangkat desa kali ini ada tiga materi yang diujikan, tes tulis, pratek computer dan wawancara.
“Seleksi tulis dilaksanakan dengan materi Pancasila, Undang-undang, Wawasan Kebangsaan, dan Pemerintahan Desa. Ada 100 soal yang harus dijawab oleh peserta dengan waktu satu jam. Ujian kedua adalah praktek computer dengan penilaian tentang ketepatan waktu, kerapihan tulisan, dan kemampuan mencetak hasil. Sedangkan ujian ketiga adalah wawancara dengan materi Pemerintahan Desa, BUMDes, dan tupoksi sesuai jabatan masing-masing,” tandasnya.
Kepala Desa Bogoran Ihzanudin mengatakan, seleksi perangkat desa ini dilaksanakan sesuai kebutuhan masing-masing desa. Mengingat dari dua desa tersebut ada lowongan perangkat desa dikarenakan perangkat yang lama telah purnatugas.
“Diharapkan dari seleksi ini dapat terpilih perangkat desa yang benar-benar mampu dalam menjalankan tugas, sekaligus bisa bersinergi dengan perangkat lain, seiring perkembangan zaman yang sangat cepat, khususnya dalam teknologi,” ungkap Kepala Desa Bogoran.
Dari seleksi yang dilaksanakan satu hari ini peserta dengan nilai tertinggi langsung ditetapkan sebagai calon perangkat desa terpilih.
Lanjut menurut Kepala Desa Bogoran, dari hasil seleksi hari ini Saudara Pangih Harianto memperoleh, nilai 90,6 untuk jabatan Kasi Pemerintahan di Desa Karangrejo dan dinyatakan lulus karena nilai yang diperoleh diatas passing grade.
Untuk jabatan Kepala Urusan Umum Desa Bogoran terpilih Saudari Anis Watur Rofiah dengan nilai 84.
“Hasil seleksi ini telah diterima oleh semua pihak secara lapang dada dan telah ditandatangani Berita Acara,” Pungkasnya.
(mj pelitanusantara.com)
