DPC WKRI Kabupaten Raja Ampat Dilantik

Raja Ampat, Pelitanusantara.com Dewan Pengurus Cabang (DPC) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kabupaten Raja Ampat masa bakti 2021-2024 dilantik, Minggu (25/4/2021).

DPC WKRI Kabupaten Raja Ampat ini dilantik Ketua Presidium DPD Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Keuskupan Manokwari Sorong (KMS), Anneke Lieke Makatuuk pada perayaan ekaristi di Gereja Kataolik Stasi Sta. Maria Mater Dei Raja Ampat.

Anneke Lieke Makatuuk dalam sambutannya memberikan apreasiasi kepada WKRI Raja Ampat yang terus memberikan kontribusi positif dalam pengembangan dan pembangunan gereja di Raja Ampat.

Dikatakannya, pengurus dan anggota WKRI tidak saja bergerak secara kedalam tetapi juga keluar. Di dalam gereja, pengurus dan anggota WKRI menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan gereja.

Sedangkan secara keluar bermitra dengan semua pihak untuk membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

“Saya apresiasi kepada WKRI Cabang Raja Ampat karena banyak karya mereka yang saya pantau di media sosial. Tidak saja kedalam tetapi juga dalam kemitraan dengan semua pihak termasuk pemerintah daerah,” ujar Anneke Lieke Makatuuk.

Dikatakannya, anggota WKRI dipanggil untuk membawa kebaikan kepada sesama dan menjaga serta mengawal panggilan Allah. WKRI harus memberi contoh bagi yang lainnya.

“Kita membawa diri kita keluar dengan kebaikan-kebaikan untuk sesama,” ujarnya.

Pelantikan DPC WKRI Kabupaten Raja Ampat diawali dengan kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) II yang dilaksanakan Sabtu (24/4/2021).

 Dalam Konfrecab tersebut selain membahas mengevaluasi dan membahas program kerja tetapi juga pemilihan pengurus baru masa bakti 2021-2024, dalam pemilih itu, Ibu Erma Panggratia terpilih ketua sedangkan Ibu Marselina sebagai wakil ketua.

Ibu Erma Panggaratia dalam sambutannya  menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang mempercayainya sebagai ketua DPC WKRI Raja Ampat.

Dikatakannya, jabatan ketua bukanlah hal mudah tapi butuh dukungan dan kepercayaan, motivasi, dukungan dan kerja sama seluruh anggota sehingga mengemban tugas dengan baik dan setulus hati untuk kemajuan WKRI.

“Kepada pengurus saya berpesan untuk menomorsatukan keluarga sebagai motivator dan pendoa bagi kita dalam melaksanakan tugas organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Pastor Paroki Sta.Maria Bintang Laut Doom yang sekaligus penasehat rohani WKRI, Pastor Martin Hombahomba,Pr menegaskan WKRI memiliki tiga ciri khas sebagai keutamaannya.

Pertama adalah membangun dan mengembangkan ibu-ibu gereja. Kedua, dalam melaksanakan tugas-tugas menonjolkan nilai-nilai keadilan dan kebenaran, dan ketiga adalah memancarluaskan nilai-nilai kristiani, nilai injili dan ajaran-ajaran sosial gereja.

Perayaan ekaristi pelantikan ini juga diwarnai pelimpahan tugas dari pastor paroki lama Pastor Lewi Ibori,OSA  kepada pastor paroki baru, Pastor Martin Hombahomba,Pr.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *