Di Konfirmasi Soal Penyelewengan Anggaran Dana Desa Lambang Sari, Kaur Keuangan Banyak Lupa

Img 20230513 210435
Spread the love

Bekasi-Jabar || pelitanusantara.com Tim Gabungan Investigasi media berhasil mengkonfirmasi Kaur Keuangan Desa Lambang Sari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. terkait adanya dugaan permainan anggaran Dana Desa tahun 2019, dan 2022.

Hal tersebut diketahui dari data data yang diterima tim investigasi untuk divalidkan dengan fakta fakta di lapangan dan dari berbagai narasumber.

Setelah sebelumnya Tim Investigasi Gabungan Media mengkroscek langsung pembangunan kantor BPD Lambang Sari yang diduga adanya mark up anggaran serta pembelaanjaan lainnya yang indikasinya ada permainan dalam realisasi anggarannya.

Tim Investigasi menyoroti pembangunan kantor BPD Lambang Sari

Setelah mendapatkan informasi dari Nara sumber Tim investigasi langsung ke lapangan, bahwa pembangunan kantor BPD Lambang Sari dengan anggaran sekitar kurang 400 jutaan, dengan pengajuan tahap pertama tahun anggaran 2022 385 juta sesuai tertulis pada bener kegiatan, dan pada tahun penganggaran 2023 diajukan 106 juta dan sudah direalisasikan atau dicairkan anggran tahap 2 tersebut pada bulan April 2023. Total anggaran yang direalisasikan untuk pembangunan kantor BPD Lambang Sari sekitar hampir 500 jutaan.

Fakta di lapangan setelah Tim Investigasi media melakukan kroscek ke titik pembangunan kantor BPD Lambang Sari pembangunan belum selesai di kerjakan masih berjalan sekitar 80 persen, ukuran bangunan sekitar 7×8 meter = 57 meter.Pembangunan tidak menggunakan cakap ayam atau pondasi karena di bangun dari atas atau gendong meneruskan dak dari bangunan di bawahnya bangunan sekertariat Karang Taruna.

Saat dikonfirmasi kepada Ela selaku Kaur Keuangan Desa Lambang Sari, Ela mengatakan dan membenarkan bahwa pembangunan Kantor BPD tersebut dengan dua tahapan anggaran yaitu anggaran pada tahun 2022 385 juta dan penambahan anggaran 2023 sekitar 106 juta.

” Iya bang anggaran kantor BPD tahap pertama sebesar 385 juta tapi karena ada rcofusing di potong atau di kembalikan 65 juta jadi pembagunan tahap pertama 2022 sebesar 360 juta, dan sudah kami masukan ke APBdes perubahan. Kata Ela. Jumat, 12/05/2023.

Ela juga menjelaskan bahwa pembangunan tahap 2 yaitu dengan pengajian bangunan Balkon depan dengan anggaran 106 juta.

Pembagunan kantor BPD Ini bukan Mangkrak bang, tapi kami pembangunannya 2. tahap dan ini menggunakan angaran Dana Alokasi Desa (DAD)yang bersumber bukan Dana Desa, kami juga selalu berkonsultasi dengan pihak Inspektorat dalam melakukannya, kalah Ela kepada awak media.

Saat di pertanyaan adanya indikasi pemalsuan tanda tangan dalam LPJ Ela menjawab bingung karena memang banyak sekali kegiatan laporan keuangan apa lagi laporan keuangan pada tahun 2019 lalu.

Masalah tanda tangan bang terkadang saya lupa , kadang kadang jika laporan tidak cepat maka angaran berikutnya takut lama pencairannya, kilah Ela lagi dalam penjelasannya.

Ada beberapa poin yang di konfirmasi kepada Ela salju Kaur Keuangan namun jawaban Ela berbelit dan ujungnya mengakui apa yang di konfirmasi sesuai data yang di miliki tim media.(Red)

(Bersambung)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!