Desa Wisata Mlangi,Padukan Potensi Alam Dan Budaya

yupiterjogja
Screenshot 20221207 173908 Instagram
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

SLEMAN-PN NEWS, Desa Wisata Mlangi yang terletak di Kalurahan Nogotirto Kapanewon Gamping merupakan sebuah desa wisata yang tersohor dengan potensi wisata religi Masjid Pathok Negoro serta memiliki cukup banyak pondok pesantren, tak heran jika kemudian wilayah ini disebut sebagai “kampung santri”.

Berbagai potensi ekonomi kreatif pun banyak dihasilkan dari desa wisata ini yang kemudian dijual diberbagai lokasi wisata lain, bahkan termasuk juga sebagai penyetor berbagai komoditas atau produk umkm yang dijual di kawasan Malioboro.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Kawasan desa wisata Mlangi, tepatnya disisi barat berbatasan dengan sungai Bedog saat sebelum pandemi Covid-19 terdapat sebuah destinasi bernama West Lagoon yang pernah viral dimasa lalu, namun akibat pandemi Covid-19 destinasi inipun mengalami surut sebagaimana destinasi-destinasi yang lain di berbagai wilayah.

Kini saat pandemi Covid-19 sudah mulai mereda, pengelola Desa Wisata Mlangi mulai berbenah dan bertekad untuk mulai kembali aktivitas pelayanan desa wisata dengan memadukan antara potensi wisata alam dan potensi budaya.

Secara umum potensi tersebut meliputi river tubing, kayak adventure, camping ground, wisata edukasi, wisata budaya, wisata religi, outbound/ outing class serta kuliner.

Pengelola desa wisata Mlangi , awal bulan Novemver 2022 lalu, sudah mulai kembali membuka aktivitas pelayanan desa wisata yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman yang disaksikan oleh Ketua Desa Wisata Mlangi Ahmad Yani dan koordinator operasional Mugihadi serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut Mugihadi memaparkan secara detail paket wisata yang nantinya akan ditawarkan kepada wisatawan.

Pihaknya menawarkan 15 paket wisata yang akan dijual, yaitu meliputi river tubing, kayak, wisata edukasi bambu, wisata edukasi perikanan, wisata edukasi ekonomi kreatif, wisata edukasi cooking class, wisata edukasi kaligrafi, wisata edukasi morfologi sungai Bedog, wisata edukasi mengenal dunia pondok, wisata edukasi belajar bahasa Arab, wisata edukasi belajar kitab kuning, wisata sejarah Masjid Pathok Negoro dan Kyai Nuriman, wisata budaya Kojan Mlangi, camping, dan permainan outbond.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wasita, SS, M.AP, dalam kesempatan tersebut mengharapkan agar pihak pengelola untuk lebih mengedepankan kualitas pelayanan kepada wisatawan demikian sehingga diharapkan para wisatawan yang berkunjung ke desa wisata Mangi merasa puas dan berkeinginan untuk datang kembali melakukan kunjungan ulang. Selain itu juga diharapkan agar paket layanan yang memanfaatkan aliran sungai Bedog yaitu river tubing dan kayak agar benar-benar diperhatikan dan diutamakan aspek keamanannya, mengingat berkaitan dengan cuaca di musim penghujan ini, tutur Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid, SH (Ome).