BAKTI Kemkominfo Gelar Sosialisasi dan Survei Program Kemitraan BUMKAM Untuk Peningkatan Pelayanan Konektivitas Jaringan Internet

Raja Ampat, Pelitanusantara.com  – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Kominfo RI menggelar sosialisasi dan Assesment Program Pengembangan Kemitraan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKAM)/BUMDes.

Dalam rangka peningkatan pelayanan konektivitas jaringan internet secara mandiri, selama empat hari, tanggal 24-27 November 2020 di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Selain melakukan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Tim Assessment BAKTI Kominfo juga melakukan kunjungan kerja ke kampung-kampung yang menjadi sasaran awal program kemitraan BUMDes/BUMKAM untuk peningkatan pelayanan konektivitas jaringan internet.

Adapun kampung-kampung yang dikunjungi adalah Kampung Pam, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kampung Arborek, Distrik Meosmanswar dan Kampung Warsamdin, Distrik Teluk Mayalibit.

Hairil W. Pohan selaku Person In Charge Program Konektivitas dan Kemitraan BUMDes  BAKTI Kominfo menjelaskan, Kementerian Kominfo melalui BAKTI terus memberikan perhatian serius pada pengembangan masyarakat di bidang komunikasi dan informasi melalui peningkatan sarana dan prasarana.

Dijelaskannya, beberapa tahun terakhir BAKTI Kominfo membangun sejumlah titik akses internet di sejumlah kampung maupun kecamatan di tanah air, hanya saja program ini dibatasi oleh waktu, lokasi dan juga kapasitas internet yang terbatas.

Oleh karena itu, BAKTI Kominfo melakukan pendekatan lain dengan skema membangun kemitraan antara BUMDES atau BUMKAM dengan Internet Service Prrovider (ISP) atau Penyedia Layanan Internet.

Dikatakan Hairil, melalui kemitraan ini selain terpenuhnya kebutuhan internet di pelosok nusantara tetapi juga mendukung pembangunan kampung.

“Nantinya manfaat positif dari kemitraan ini akan menjadi keuntungan bagi BUMDES atau BUMKAM dengan ISP yang diatur dalam kesepakatan bersama dalam bentuk perjanjian kerjasama tripartite antara BAKTI, ISP, BUMDES/BUMKAM,” jelas Hairil di hadapan masyarakat Kampung Arborek, Distrik Meosmanswar, Kamis (26/11/2020).

Hairil mengakui, dalam kemintraan  antara BUMDES /BUMKAM dan ISP,  BAKTI akan tetap melakukan pendampingan sehingga BUMKAM atau BUMDES ini benar-benar mandiri dalam menjalankan unit usaha  berbasis teknologi informasi.

Dalam assessment yang dilakukan dari kampung ke kampung, Tim BAKTI  juga menjelaskan keuntungan hadirnya internet di tengah masyarakat.

Seperti promosi potensi kampung, meningkatkan ekonomi masyarakat, membantu dunia pendidikan, meningkatkan bakat dan kreativitas generasi muda dan beberapa manfaat lainnya.

Selain melakukan sosialisasi dan survei di Kampung Pam dan Kampung Arborek, hari ini (Jumat, 27/11/2020) Tim Assessment BAKTI Kominfo melakukan hal serupa di Kampung Warsamdin, Distrik Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat.

Pada tahap awal, selain tiga kampung di atas, juga terdapat tiga kampung lain di Raja Ampat yang didorong dalam kemitraan BUMKAM atau BUMDes  dengan ISP dalam peningkatan konektivitas internet di Raja Ampat.

Yakni Jefman Barat, Distrik Salawati Utara, Kampung Amdui, Distrik Batanta Selatan dan Kampung Saonek, Distrik Waigeo Selatan (PN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *