ASTANA MANGADEG

Karanganyar,Pelitanusantara.Com | Astana Mangadeg yang terletak di Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar menyimpan cerita tersendiri.

Kompleks pemakaman tersebut menjadi tempat peristirahatan terakhir raja pertama Keraton Mangkunegaran Surakarta, Raden Mas Said yang bergelar Pangeran Sambernyowo.

Astana Mangadeg berada dalam satu kawasan dengan Astana Giribangun, kompleks pemakaman keluarga mantan Presiden RI, Soeharto.

Karanganyar – Pelitanusantara.com | Astana Mangadeg berada diatas bukit dengan ketinggian sekitar 750 meter diatas permukaan laut. Bukit tersebut merupakan salah satu puncak tertinggi di antara deretan bukit di lereng gunung lawu.

Selain berziarah para pengunjung juga bisa berwisata menikmati panorama Alam perbukitan lereng gunung lawu. Pengunjung bisa mendapatkan bonus pemandangan kota Solo dari ketinggian.

Di bulan Suro, jumlah pengunjung yang datang terus meningkat. “Kedatangan mereka, bukan hanya untuk berziarah atau berdoa saja, namun juga untuk sekadar mengabadikan lewat foto,” kata Juru Kunci Astana Mangadeg Sukirno kepada Pelitanusantara.com,.

Untuk dapat memasuki kompleks tersebut, pengunjung wajib mengisi pendaftaran di pintu masuk.

Pengunjung tak perlu membayar biaya masuk, cukup memberi uang sukarela di kotak amal yang disediakan. Sukirno mengatakan, umumnya kompleks astana bakal ramai pada malam Jumat atau Selasa Kliwon.

Tak hanya dari Solo dan sekitarnya, pengunjung bisa datang dari luar kota seperti Jakarta, Palembang, Balikpapan dan lainnya. ( Pelitanusantara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *