
…“Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.”…2 Timotius 2:2
Kristen,Pelitanusantara.com |Untuk mereka dapat menjadi orang kepercayaan dari pimpinan bukan sebuah hal yang mudah. Mereka harus melewati ujian demi ujian dan melewati proses yang panjang sampai akhirnya seorang pemimpin dapat mempercayakan hal-hal yang besar kepada mereka. Di dalam Alkitab dikatakan: “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”…Lukas 16:10. Kita dapat melihat contohnya dalam kehidupan Timotius, ia masih sangat muda, tetapi ia menjadi kepercayaan Rasul Paulus. Paulus tidak asal dalam memilih, namun Timotius memang sudah teruji di dalam segala hal, seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi: “Kamu tahu bahwa kesetiaannya telah teruji dan bahwa ia telah menolong aku dalam pelayanan Injil sama seperti seorang anak menolong bapanya.”…Filipi 2:22
Kita harus mengerti siapa pemimpin kita sesungguhnya, yaitu Tuhan Yesus. Saat ini, Ia memang tidak hadir di dalam dunia ini dan tidak terlihat secara fisik untuk memberitakan injil dan menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang. Namun, ia menjadikan kita duta besar dari Kerajaan-Nya untuk memberitakan kabar keselamatan. Ia memberikan kepercayaan kepada kita, maka kepada-Nya lah kita bertanggung jawab atas tugas ini: “pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.“…Matius 28:19-20a
Bukan karena Tuhan tidak terlihat secara fisik maka kita boleh bermalas-malasan dan menganggap bahwa Tuhan tidak tahu. Allah adalah Maha Tahu! Ia mengetahui seluruh kehidupan kita. Jangan sampai kehidupan kita seperti hamba yang jahat, yang didapati oleh Tuannya sedang bermalas-malasan dan pergi bersama pemabuk-pemabuk. Tetapi, “Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.” …Matius 24:46-47. Dapatkah kehidupan kita dipercaya oleh Tuhan? Jawabannya kita yang tentukan sendiri. Maka, bertekunlah dan menjadi taat dalam kehidupan kita, sebab “jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia.”…2 Timotius 2:12a…Tuhan Yesus memberkati.
Pdt.Ricardo RJ Palijama – Sekretaris BM Sinode EMC
