Angin Segar Para Pelaku Seni Kab Banyuwangi Segera Dapat Bantuan dari Pemerintah.

  • Bagikan

Banyuwangi – Pelitanusantara.com Para Pelaku Seni dan Budaya Kabupaten Banyuwangi menjerit karena Terhimpit Kebutuhan Ekonomi akibat Pandemi Covid 19, sehingga Keadaan Mereka betul – betul terjepit.

Pelaku Seni Kuda Lumping menyampaikan kepada wartawan waktu ditemui di Rumahnya dengan sedih, karena hampir Dua Tahun ini, Mereka tidak bisa Tampil karena Pandemi Covid 19, tetapi selama Mereka tidak pernah mendapatkan Bantuan dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Desa.

“Selama ini Saya tidak pernah dapat Bantuan dari manapun, baik berupa Bantuan Uang maupun Sembako,” Terang Budianto, Warga Dusun Krajan, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi.

“Ya kalau bisa Pelaku Seni juga dibantu seperti yang lainnya,” Imbuh Budianto penuh Harap.

Senada dengan Budianto, Hal yang sama juga disampaikan Samsuri, Warga Dusun Krajan, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi, sebagai Yogo atau Tukang Tabuh Gamelan.

“Saya juga tidak dapat Bantuan apapun dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Desa,” Ungkap Samsuri, yang juga merupakan Pendukung Bupati Ipuk Fiestiandani dan Wabup Sugirah saat Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Banyuwangi kemarin.

“Harapan Saya, Semoga semua Pelaku Seni bisa dibantu untuk Nyambung Hidup,” Harap Samsuri sedih.

Kepala Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Alif Burhanuddin, ketika dihubungi melalui Sambungan WhatsAppnya terkait Pendataan Bantuan untuk para Pelaku Seni, Alif menerangkan, “Info tadi yang Saya terima ada mas,” Jawabnya singkat kepada PelitaNusantara.com Jum’at (20/08/2021).

Sementara Henik Stiyorini, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi, saat dihubungi melalui WhatsAppnya terkait Bantuan untuk para Pelaku Seni dari Dinas social.

“Yang kapan hari Dispar sudah memasukkan beberapa Nama, Saya gak tahu termasuk itu apa bukan. Coba Koordinasi sama Rido nggih. Saya kapan hari minta Data ke sana untuk Program Bantuan Beras dari Kemensos,” Terang Henik, Jum’at (20/08/2021).

Namun Jawaban berbeda disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, M Yanuarto Bramuda, ketika dihubungi PelitaNusantara.com pada hari Jum’at (20/08/2021) melalui Sambungan WhatsAppnya. Bramuda justru masih meminta Data Identitas Kependudukan dan Nomer Handphone para Pelaku Seni.

“Iya Mas, langsung kirim Data KTP dan Nomer HP ke Saya,” Jawab Kadispar Banyuwangi, M Yanuarto Bramuda.(Kang Bandri/PelitaNusantara.com)

  • Bagikan