Advokat H Alfan Sari, SH.,MH.,MM Berikan Tanggapan, Terkait Hak Jawab Pemberitaan Oknum Perkemi Pengprov DKI.

Img 20230527 Wa0077
Spread the love

Jakarta – pelitanusantara.com Menanggapi pemberitaan hak jawab yang di tayangkan oleh Perkemi Pengprov DKI Jakarta yang berjudul “

I Putu Chandra Widjaya Selalu Wakil Ketua Umum 1 Perkemi Pengprov DKI Jakarta, Melayangkan Surat Hak Jawab http://independennusantara.com/i-putu-chandra-widjaya-selalu-waketum-1-perkemi-pengprov-dki-jakarta-melayangkan-surat-hak-jawab

Menilik pemberitaan hak jawab tersebut Advokat H Alfan Sari,SH,,MH,,MM berikan tanggapannya bahwa perlu kami sampaikan terkait adanya pemberitaan tersebut diatas sangatlah disayangkan, dimana I Putu Chandra Wijaya alias IPC telah terang-terangan sudah menyebutkan namanya sebagai identitas asli pribadi dan organisasi serta memaparkan dirinya dihadapan publik sebagai Waketum 1 PERKEMI PENGPROV DKI.

Padahal dari awal saya sudah menjaga semua pihak yang bertikai, agar didalam pemberitaan tidak terkesan terlalu vulgar dan jangan sampai menyebutkan baik identitas pribadi secara detil dan jangan juga membahas spesifikasi nama dari organisasi tersebut.

“Sepertinya ada dugaan upaya memanfaatkan nama besar organisasi untuk berlindung dan mendapatkan dukungan” ujar advokat yang dikenal cukup kritis, idealis dan tegas tersebut di ujung telponnya kepada awak media sambil tertawa renyah ketika dikonfirmasi.

Dikatakannya terkait pemberian Kuasa atau pencabutan kuasa hukum itu adalah hal biasa didalam dunia advokasi, hanya yang paling penting untuk dipahami, bahwa ini semua bukan pertikaian atau permasalahan saya pribadi, melainkan masalah Alan selaku mantan karyawan di perusahaan jasa pengadaan SATPAM dengan IPC selaku pengelola di perusahaan tersebut, dimana Alan melibatkan saya selaku advokat untuk meminta bantuan dan perlindungan hukum atas adanya dugaan ancaman serta disinyalir menurutnya adanya kerugian yang dialami oleh dirinya akibat tindakan IPC.

“Pertanyaannya lalu kenapa permasalahan jadi dialihkan ke saya selaku advokat yang menjalankan fungsi profesi” dengan nada heran dan menahan tawa.

Lebih lanjut Advokat H Alfan menyatakan bagaimana mungkin cara saya sebagai Pengacara untuk bisa memaksa atau menekan Alan dan rombongan yang pada saat itu datang menemui saya lebih dari 2 orang dan secara bersamaan, meminta saya sebagai kuasa hukumnya dan dengan sukarela menanda tangani surat kuasa sebagai klien, yang mana saat itu disaksikan sepasang suami istri orang tua dari Kenshi Dojo SMW.

Perlu saya jelaskan bahwasanya Alan datang pada saat itu (12 Mei 2023) sekitar pukul 16:00 wib di Solaria PGC menemui saya bersama orang tua kenshi dan seorang wanita yang selalu menggunakan selendang sebagai kerudungnya berinisial LR tentunya diduga sebagai “Akar” dari semua permasalahan ini.

“Ketika awak media mencoba mempertegas siapa wanita berkerudung dengan inisial LR tersebut dimaksud, Advokat H. ALFAN menjawab “Silahkan tanyakan langsung kepada Alan dan dua orang saksi yang mendampingi saat itu.

Dalam hak jawabnya IPC diduga terkesan menepis semua fakta hukum yang ada, bahkan mungkin ingin menggurui saya didalam bidang agama dengan keterbatasan pemahaman yang dimilikinya. Namun saya tidak akan masuk dan membahas ranah tersebut, karena akan fatal juga dan sangat memalukan nantinya jika segala sesuatu yang kita lakukan tersebut ternyata tidak sesuai dengan fakta atau bukti yang ada sesuai akhlak atau kehidupan pribadi yang ada.

Didalam kehidupan yang fana ini Kepintaran tidak ada artinya apabila seseorang tidak memiliki adab (etika) karena Ilmu menjadi berbahaya bagi pemiliknya juga untuk orang lain karena tidak dihiasi dengan minimnya akhlak, advokat H. Alfan bahkan sempat bersumpah;

DEMI ALLAH AZZA WAJJALLA…”

“Saya bukan orang munafik yang plin-plan dan seenaknya mendzalimi orang. Apa yang saya lakukan semata menjalankan tugas atau fungsi profesi karena adanya permintaan Client dan melihat dari sisi Kemanusiaan.

“Saya punya bukti-bukti dan saksi atas peristiwa yang ada, dan semua itu dapat dipertanggung jawabkan dihadapan hukum nantinya.

Adanya pertemuan dan perdamaian yang dilakukan para pihak yang bertikai, antara Alan dan IPC dibelakang saya dengan dibuktikan adanya Foto bersama dan adanya perdamaian yang sedang bertikai namun tiba-tiba terkesan akrab dan saling menghormati dengan masing masing membuat pernyataan tertulis juga membuat video dengan durasi lebih dari 2 menit yang bermuatan membantah fakta hukum dan Kuasa Hukum yang mana saat itu diwawancarai bersama dihadapan awak media di Polda Metro Jaya yang mana saat itu O, kliennya tersebut sambil mengangguk seakan membenarkan yang mana saat itu Kuasa Hukum yang berbicara tentang fakta hukum yang ada masih terekam dan tersimpan di file awak media saat itu.

Kita tunggu saja tanggal mainnya, semua akan terungkap secara terang benderang nantinya,dan saat ini permasalahan tersebut sudah disampaikan ke Ketua Umum PB Cabor terkait dengan menunjukan segala bukti sebagai fakta hukum yang ada.

Sebagaimana yang disampaikan oleh sang advokat, bahwa yang menjadi masalah hukum untuk kedepannya justru ada pada klien tersebut, ketika pertemuan dan perdamaian kedua belah pihak yang bertikai tersebut tiba-tiba dilaksanakan, tanpa memberi tahu dan melibatkan kuasa hukumnya yang diketahui masih selaku kuasa hukum saat itu, juga adanya bantahan serta pernyataan yang kurang baik terhadap awak media yang pada saat itu meliput didalam videonya yang dibagikan.

” Tidak sepatutnya hal tersebut untuk dilakukan dan sepertinya ada dugaan bermuatan fitnah dan pencemaran nama baik dan pelecehan profesi dengan dibuktikan adanya beredar Video, juga adanya pernyataan kedua belah pihak yang bertikai saat itu.

Oleh sebab itu, mengikuti perkembangan yang ada, serta semua ini harus diluruskan, permasalahan ini tentunya sudah di klarifikasi langsung oleh advokat H. Alfan Sari, SH.MH.MM dihadapan Ketum Cabor terkait, selanjutnya tinggal menunggu ketegasan Organisasi didalam mengambil sikap kedepannya yang sudah mendengar keterangan dan melihat bukti-bukti sebagai fakta hukum yang ada ” Tutupnya. ( Red )

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!