Ada Dugaan Sebagian Anggaran Dana BOS di SMAN 1 Pagar Dewa  Telah di Gelapkan oleh Oknum Kepala Sekolah.

  • Bagikan

Tulang Bawang Barat – Pelitanusantara.com Budaya malu.dan tidak ada jiwa rasa peduli yang disinyalir dilakukan oleh seorang Kepala Sekolah patut di sematkan kepada oknum Suharto, ini dapat di lihat di lingkungan SMAN 1 Pagar Dewa. Sekolah yang terletak di kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dapat dilihat dengan jelas di mata siapa aja yang berkunjung di sekolah tersebut.

Perlu diketahui perawatan disekolah tersebut kalau di sana sini Plafon banyak yang sudah pada jebol dan sangat membahayakan jiwa siswa dan para guru yang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Adanya bantuan dari Pemerintah yaitu
“BOS reguler adalah dana yang diutamakan untuk mendanai belanja nonpersonalia sekolah dasar dan menengah dan dapat dimungkinkan untuk mendanai beberapa kegiatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan.

Oleh karnanya”Sekolah sebagai lembaga yang menumbuh kembangkan potensi dasar yang dimiliki oleh peserta anak didik dan sekolah tidak hanya memberikan nilai akademis pada murid saja tetapi fungsi lainnya yaitu memberikan kenyamanan serta pelayanan dan bimbingan kepada murid dalam berbagai matra pendidikan, kognitif,afektif dan psikomotorik.

Namun demikian
“Bagaimana kewajiban pertanggung jawaban sekolah dengan Pemerintah, salah satunya adalah :
PEMBUKUAN, PELAPORAN DAN TRANSPARANSI DI SEKOLAH.

Patut diduga” Sebagian anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 dan Tahun 2021 dibuat Sumir atau kemungkinan adanya dugaan penggelapan atau korupsi oleh oknum Suharto selaku kepala sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Pagar Dewa.

Lebih lanjut adanya dugaan ” Modus Operandi yang di lakukan oleh oknum Suharto tersebut diduga sangat merugikan orang tua siswa yang seharusnya orang tua siswa memiliki HAK MENGETAHUI PENGELOLAAN ANGGARAN Dana BOS di SMAN 1 Pagar Dewa.

Tim awak julnalis sewaktu melakukan peliputan di SMAN 1 Pagar Dewa untuk bertemu oknum Suharto selaku kepala SMAN 1 Pagar Dewa di Kecamatan Pagar Dewa, kabupaten Tulang Bawang Barat, untuk dimintain informasi yang bisa di pertanggung jawabkan tentang pengelolaan anggaran dana BOS atau anggaran lainnya di SMAN 1 Pagar Dewa.

Di salah satu teras SMAN 1 Pagar Dewa awak julnalis kepergok dengan oknum Suharto yang berupaya kabur ketika melihat awak julnalis sudah ada di lingkungan Sekolah SMAN 1 Pagar Dewa.
Ketika awak julnalis bertanya kenapa mau menghindar dengan awak jurnalis.
Dengan wajah yang tidak bersahabat oknum Suharto menjawab
” Buru-buru mas, Mau ada acara”.

Dilingkungan sekolah SMAN 1 Pagar Dewa awak Jurnalis bertemu dengan salah satu orang tua siswa yang tidak mau nama dan identitasnya di cantumkan mengatakan :
” apa iya mas, dana BOS untuk siswa SMA itu sebesar Rp 1.400.000.( Satu juta empat ratus ribu Rupiah) per siswa..?
awak julnalis mengatakan itu benar adanya.

“Heran saya mas, Tahun 2020 kan Pandemi Covid-19 dan anak-anak sekolah juga Daring di rumah, dikemanain anggaran dana BOS itu ya mas.’
pantesan banyak kepala sekolah sekarang pada beli kendaraan mobil, malahan sampai ada yg bangun rumah baru mas.” ujar narasumber dengan wajah kesal.
Kamis (25/11/2021).

Anggaran dana BOS Tahun 2020 di SMAN 1 Pagar Dewa yang di duga tak jelas atau adanya dugaan penggelapan oleh oknum Suharto yang berhasil di himpun oleh awak Julnalis.
Tahap Pertama pencairan :
Rp 133.200.000.
dengan jumlah siswa 296 siswa.
Item : kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler menghabiskan
Rp 18.800.000.
Item : Langganan Daya dan Jasa menghabiskan
Rp 31.388.250.
Item : pembayaran Guru Honor.
Menghabiskan anggaran.
Rp 62.100.000.
Item : dan lain-lain.

Tahap kedua :
Rp 177.600.000.
Dengan jumlah siswa 296 siswa.
Item : Penerimaan peserta didik baru.
Menghabiskan anggaran
Rp 20.000.000.
Item : pengembangan perpustakaan.
Menghabiskan anggaran
Rp 26.640.000.
Item : langganan daya dan jasa.
Menghabiskan anggaran
Rp 39.960.000.
Item : pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah menghabiskan anggaran
Rp 39.960.000.
Item : pembayaran Guru honor.
Menghabiskan anggaran.
Rp 64.360.000.
Item : dan lain-lain.

Keluhan dan harapan wali murid yang tidak mau disebutkan namanya, mengharapkan pihak APH ( Aparat Penegak Hukum)
dan instansi terkait dapat memanggil oknum Suharto secepat nya

Bersambung.
Penulis : Andika.

  • Bagikan