Pasar Kemis – Dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas memasuki bulan suci Ramadhan dan selalu mematuhi prokes, Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang Polda Banten. melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Patroli di wilayah hukum polsek pasar kemis, Minggu (03/04/2022).
Adapun sasaran dari kegiatan tersebut yaitu ketempat-tempat rawan kriminalitas seperti di Jalan Raya Cadas-Kikin, Batavia, Jl.Raya Pasar Kemis – Jatiuwung, Survana Sutera Sindang Jaya.
Kapolsek Pasar Kemis Kompol Maryadi, SH, S.IK, MH melalui Iptu Wigiyanto selaku Pawas menjelaskan, “untuk antisipasi gangguan kamtibmas memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan serta selalu mematuhi prokes Polsek Pasar Kemis melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Patroli diwilayah Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten tangerang” Ujarnya.
sasaran utama kita dalam melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tadi malam yaitu tempat yang dianggap rawan kriminalitas, tempat yang dianggap rawan kejahatan, tempat yang biasa digunakan untuk balapan liar, warung-warung yang dicurigai menjual miras dan petasan serta tempat yang biasa digunakan anak brandalan bermotor untuk tawuran menjelang sahur dan subuh.” Jelas wigiyanto
“Kegiatan ini dilakukan guna menjaga kondusifitas di wilayah Kecamatan Pasar Kemis dan Sindang Jaya Kabupaten tangerang, dari gangguan Kamtibmas memasuki bulan suci Ramadhan seperti tindak kejahatan Pembegalan, Curat, Curas dan Curanmor, Bobol ATM, Balap Liar dan tawuran. serta mengingatkan kepada masyarakat patuh akan prokes.” terangnya.
“Upaya preemtif terus kita lakukan guna mencegah terjadinya aksi kejahatan, peran aktif dari Masyarakat pun sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, seperti halnya dengan mengaktifkan siskamling, ronda malam, dan keliling setiap 1 jam sekali untuk mengurangi resiko terjadinya tindak kejahatan.
Selain itu kami juga melakukan edukasi kepada warga masyarakat yang sedang berkumpul untuk selalu patuhi prokes serta kita juga membagikan masker gratis karena mengingat sekarang ini covid-19 belum usai.”tutup wigiyanto.
( Nena )
