SPBU Cikande Ambon 34.42102 Melayani Pengepul BBM Isi Pertalite Secara Berulang

IMG 20230314 WA0104

Serang – PN NEWS Dugaan pembiaran dan pembebasan pembelian BBM Pertalite kerap terjadi di SPBU Cikande Ambon 34.42102 Kecamatan Cikande, Serang, Banten.

Pasalnya, dari pantauan awak media, Selasa (14/3/23) sejumlah motor jenis Thunder/Pulsar yang ber tangki berkapasitas besar tersebut hilir mudik dengan leluasa mengisi Pertalite tanpa ada larangan dari pihak SPBU.

Seperti pengakuan salah satu pengepul saat sedang melakukan pembelian di lokasi, Ia mengatakan, ” Untuk siang ini, baru sekali ini, isi 150.000 (seratus lima puluh ribu), tapi tadi pagi sudah dua kali,” kata Dia.

Sementara, operator menyebut bahwa mereka tidak mengetahui dan tidak adanya larangan untuk pengisian berulang SPBU ” Saya tidak tahu, pengawas juga tidak ada melarang, kami tahunya ya mengisi, tanya saja ke kantor,” ucap operator.

Dikesempatan tersebut, Rizal Pengawas SPBU saat ditemui di ruangan juga beralasan yang sama, dirinya tidak tahu bahwa adanya pembelian BBM Pertalite secara berulang,” Kalau soal di lapangan Saya tidak tahu adanya hal seperti itu, jika memang ada terbukti ada tindakan seperti itu, kami akan evaluasi, kami briefing operator, dan kemudian kami stop pengisiannya, jika masih ditemukan, kami akan pecat operator,” imbuhnya.

Disinggung soal aturan dan larangan pengisian BBM Pertalite secara berulang, Rizal mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya tidak mengetahui larangan untuk kendaraan roda dua, ” Kalau untuk Roda 4 (Mobil) sejauh ini memang ada larangan, tapi untuk roda dua (Motor) tidak ada dan tidak tahu, mungkin saya tidak update,” tukasnya.


Dalam hal tersebut, SPBU Cikande Ambon tidak faham Surat Edaran (SE) Kepmen ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022 Tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan. Dimana BBM jenis pertalite tersebut harus di distribusikan dengan tepat sasaran, serta teknis penyaluran solar dan pertalite yang digodok oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Pertamina (persero) dan BPH Migas tempo lalu, tentang langkah penerapan Digitalisasi di seluruh SPBU Di Indonesia melalui MyPertamina.


Langkah ini dilakukan, dengan tujuan agar pembelian dua jenis BBM bersubsidi tersebut bisa terdata dan tepat sasaran.

Sehingga kesempatan untuk munculnya penimbun jadi semakin berkurang, karena pembelian Solar dan Pertalite juga bakal dibatasi.(Red)