TRENGGALEK – Kecewa atas janji Pemerintah daerah Warga Desa Ngrambingan, Kecamatan Panggul kumpulkan dana ratusan juta untuk memperbaiki jalan raya Desa Banjar Ngrambingan.
Pernyataan itu disampaikan beberapa warga Desa Ngrambingan yang di Amini Kepala Desa Kateno, kepada awak media online Pelitanusantara.Com, Minggu 12/6/2022.
Salah seorang warga yang menurut Pengakuan bernama Arifin menyampaikan kepada media online pelitanusantara. Com bahwa “jalan di desa kami ini telah lama hancur bahkan ibarat seribu lubang terjadi, hal tersebut tentunya sangat mengganggu roda perekonomian dan mengancam keselamatan siapapun yang melintas.
“Dengan kondisi jalan Ngrambingan yang rusak parah akhirnya warga berinisiatip untuk memperbaiki dengan sistem iuran tanpa paksaan seihklasnya, demi meminimalisir terjadinya kecelakaan selain itum agar roda perekonomian tidak berhenti,” terangnya.
Ia juga menambahkan menunggu janji dari pemda katanya mau dibangun mulai tahun 2021 Kemarin sampai saat ini juga tidak ada realisasinya, Alhamdulilah dengan kekompakan warga akhirnya seribu lubang sudah menghilang.
Kepala Desa Ngrambingan, Kecamatan Panggul Kateno kepada awak media menjelaskan, sebenarnya kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan agar jalan antar desa milik daerah ini bisa dibangun oleh pemerintah kabupaten, bahkan sudah beberapa kali masuk dalam peringkat pertama saat Musrenbangcam, namun juga tidak ada ujung pangkalnya.

“alhamdulillah warga punya greget untuk berswadaya seihklasnya untuk membangun jalan ini hingga membuahkan hasil,” terang Sang Kades.
Bahkan Bupati Trenggalek Pak Ifin saat kunjung ke Desa Ngrambingan dulu juga pernah menjanjikan akan membangun jalan ini tahun 2021 dengan hotmix ternyata sampei sekarang juga belum ada tindak lanjutnya.
Berharap dari hasil musrenbangcam yang saat itu masuk rengking pertama juga ndak bisa diharapkan, padahal saat itu juga ada beberap anggota dewan dari daerah pilihan Panggul yang hadir, ternyata reking dimusrenbangcam juga tidak ada gunanya.
“Tahun 2020 dan 2021 Jalan Banjar Ngrambingan selalu rengking pertama dalam musrenbangcam, namun kenyataanya sampai saat ini juga zong,” menurutnya.
Untuk itu mengingat semakin hari jalan desa kami semakin parah bahkan sudah seperti kali asat (sungai kering) maka warga berinisiatip membangun jalan tersebut dengan swadaya murni dari masyarakat.

“Adapun jalan yang dibangun lebarnya 6 mtr dan panjangnya 2000mtr dan itu merupakan jalan milik daerah, artinya itu sebenarnya bukan menjadi kewenangan desa dalam membangun,” tandasnya
Kami atasnama Pemdes Ngrambingan, berharap secepatnya Pemda segera merealisasikan khususnya Bupati Trenggalek segera menepati janjinya untuk membangun jalan Banjar Ngrambingan seperti yang dulu dijanjikan akan diaspal hotmix.
(mj pelitanusantara.com)
