BELAJAR MENYATAKAN IMAN KEPADA RAHAB

  • Bagikan

Pelitanusantara.com | Suara Kebenaran Hari Ini | Yosua 2:10-11, “Sebab kami men-dengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas. Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab TUHAN, Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah.
*BELAJAR MENYATAKAN IMAN KEPADA RAHAB*
Dengan berbekal pengetahuan mengenai Kanaan dari hasil pengamatannya sendiri selaku pengintai tiga puluh delapan tahun yang lalu, di dalam melaksanakan perintah ilahi Yosua bertindak secara cerdik dengan mengirimkan pengintai ke Yerikho, benteng utama di seluruh Lembah Yordan selatan.
Dua kesulitan menghadangnya: bagaimana mengatasi orang Kanaan yang bersikap bermusuhan di sisi barat; dan bagaimana menyeberang Sungai Yordan pada saat pasang (Yosua 3:15; I Tawarikh 12:15. Tidak seluruh pasukan bisa berenang sebagaimana pasti dilakukan oleh para pengintai).
Namun berbekal kesaksian dari Rahab, mereka antusias untuk memasuki kota Yerikho.
Siapakah Rahab? Ternyata Rahab adalah seorang pelacur. Status pelacur di masa dan tempat manapun pasti dipandang hina, dianggap sampah masyarakat? Namun saat semua orang di Yerikho hingga raja pun gemetar ketakutan, Rahab justru mampu melihat Allah yang sedang berkarya bagi Israel. Begitu jelas ia melihat, hingga mampu merespons dengan amat tepat, mampu berpaut erat pada maksud hati Tuhan, sekalipun tanpa menerima janji dan firman Allah secara langsung seperti bangsa Israel! Rahab berbagi iman yang sama dengan yang dimiliki oleh para pengintai dari Israel (Yosua 2:8-11).
Rahab tidak hanya berbagi iman kepada para pengintai, namun Rahab juga mem-pertaruhkan nyawanya dengan menyem-bunyikan pengintai dari masyarakat kota Yerikho. Tentu tidak mudah dalam kita mengekspresikan iman, namun Tuhan mau kita berani menyatakan iman kita dimana-pun kita ada. Haleluyah, amen. Pst.harts.

  • Bagikan