UMKM MENJADI SUMBER PUNGLI PIHAK TERTENTU DIDESA BAYAS JAYA DIDUGA LAKUKAN PUNGLI BERJAMAAH

  • Bagikan

PESAWARAN PelitaNusantara.com Berdalih membantu masyarakat mengumpulkan dan menyetorkan berkas ke Dinas Koperasi UKM Kabupaten Pesawaran, diduga komplotan ini Menerima bagian dana dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mulai dari 20 ribu sampai 700 ribu, Jum’at (17/09/2021).

Adapun komplotan itu diduga adalah sekolompok oknum warga dari Desa Bayas Jaya Kecamatan Way Rilau yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) dan dalam kelompok itu memang seluruhannya adalah perempuan.

Rita Rahayu, KWT sekaligus Kepala Dusun (Kadus) Cirompang. Sriyani KWT Cirompang. Lastri KWT Congkanan. Alpiah dan Fatmawati KWT Serkung.

Dari hasil konfirmasi, rata-rata mereka mengakui akan hal itu dan mereka sepakat dengan dalih itu adalah kebijakan dari KPM karena merasa sudah membantu mulai dari pengumpulan berkas pengajuan hingga cairnya dana UMKM itu.

Namun, nominal pungutan yang bervariasi itu menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat dan bagi KPM-nya sendiri
Hingga hal itu mencuat ke ranah publik.

Dari keterangan beberapa KPM sendiri menerangkan kronologinya hal itu kepada awak media yang merasa berat untuk mengikhlaskannya bahkan mereka merasa telah dirugian karena akibat pemotongan dana yang dilakukan oleh oknum pungli itu maka para anggota KPM tidak lagi menerima dana bantuan UMKM seutuhnya

“Dari tahun 2020 kami dapat UMKM Rp. 2.400.000 dan kami setorkan 5 – 6 ratus ribu ke mereka (oknum) jadi kami terima sisanya Rp. 1,8 sampai 1,9 juta lagi.

Tahun 2021 ini kami dapat Rp. 1.200.000 dan kami setor ke mereka 1 – 3 ratus ribu. Itu untuk apa dan kemana kami tidak tahu karena kami juga sulit untuk ungkapkan perasaan ini. Yang jelas, kami terpaksa harus ikhlas,” lirih ungkap mereka.

Undang Undang Hukum Pidana atau KUHP Pasal 423 KUHP disebutkan: “Pegawai negeri yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain, secara melawan hukum, dengan menyalahgunakan kekuasaannya, memaksa orang lain, untuk menyerahkan sesuatu, melakukan suatu pembayaran, melakukan pemotongan terhadap suatu pembayaran, melakukan suatu pekerjaan untuk pribadi sendiri, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya 6 tahun”.

Isbah cholib~PelitaNusantara.com

  • Bagikan