Kasus Hukum Pemerhati sosial Ancha Mayor memasuki Babak Baru

  • Bagikan

Sinjai – Pelitanusantara.com Terkait kasus penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menyeret pemerhati sosial, Ancha Mayor, terus bergulir.

Hal tersebut, adanya pengajuan permohonan banding, pemerhati sosial Ancha Mayor sebagai terpidana Kasus Pencemaran Nama Baik/Fitnah (UU ITE) terkait status pemotongan dana kapitasi telah disetujui.

“Alhamdulillah, Pengajuan Permohonan Banding saya sebagai terpidana Kasus Pencemaran Nama Baik/Fitnah (UU ITE) terkait Status Pemotongan Dana Kapitasi telah disetujui” ucap Ancha Mayor saat di temui di cafe Karampuang Sinjai. Jum’at, 27 Agustus 2021

“Adapun hal tersebut sebagaimana tertuang pada Poin 1. “MENERIMA PERMINTAAN BANDING DARI TERDAKWA DAN PENUNTUT UMUM – Reles Pemberitahuan Amar Putusan Pengadilan Tinggi Makassar Nomor 435/PID.SUS./2021/PT MKS Tanggal 24 Ags 2021”

Sekedar di ketahui, kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik (UU ITE) atas laporan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Andi Suriyanto Asapa bersama dengan 16 Kepala Puskesmas Se Kabupaten Sinjai.

Ia juga menegaskan, “Kini saatnya saya yang melapor balik”

Laporan: sambar
[27/8 21:38] Mr Jono: Lima Personel Polda Bali Bertugas di Afrika Tengah Mendapat Medali dari PBB

Republik Central Africa (RCA) adalah salah satu diantara beberapa daerah misi yang ditangani oleh PBB. Dilatarbelakangi oleh konflik internal RCA yang berkepanjangan dan memakan korban jiwa dan materiil yang tidak sedikit maka dibentuklah United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA) oleh PBB sebagai misi penjaga perdamaian dan mulai beroperasi tahun 2014.

Polri dibawah bendera PBB, sejak 2019 telah mengirimkan personilnya untuk bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian ke daerah yang terkenal ssbagai salah satu penghasil intan terbaik ini.

Adapun peran Polri yang tergabung dalam Satgas Bhayangkara FPU Minusca ini adalah memberikan dukungan operasi kemanusiaan, pengamanan aktif proses demokrasi dan pemilihan umum presiden dan legislatif, penegakan hukum dan perlindungan Hak Asasi Manusia, serta perlucutan senjata terhadap kelompok-kelompok bersenjata yang kerap mengganggu stabilitas Kamtibmas.

Diantara 140 personel INDO-FPU 2 Minusca ini tergabung 5 orang personel terbaik Polda Bali salah satunya adalah Polisi Wanita, Briptu Dian Martina anggota Den Gegana Satbrimob Polda Bali yang dalam misi ini bertugas sebagai pasukan support. Empat personel lainnya adalah Iptu I Gusti Agung Eka Yudistira, Bripka Lukman Hakim Briptu Omang Toby anggota Satbrimob Polda Bali dan Briptu Dedek Buana yang sehari-hari bertugas di SDM Polda Bali.

Atas dedikasi mereka dalam menjaga perdamaian dunia, PBB menganugerahkan medali PBB sebagai penghargaan tertinggi. Prosesi penyematan medali PBB ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-76 bertempat di Garuda Camp, M’Poko Bangui, RCA langsung oleh Mankeur Ndiaye yang kini menjabat sebagai representasi senior Sekjen PBB di Minusca (SRSG). Ia mengapresiasi kinerja kontingen Indonesia yang selalu menunjukan performa terbaik dalam bertugas.

“Kami merasa bangga bisa mengharumkan nama Polri, khususnya Polda Bali di dunia internasional,” kata Iptu Agung Yudistira usai menerima medali PBB, Kamis (26/8/2021). (rk)

  • Bagikan