IMAN YANG MAMPU MENATAP MASA DEPAN

  • Bagikan

Pelitanusantara.com | Suara Kebenaran Injil Hari Ini | Kejadian 50:24-25, “Berkatalah Yusuf kepada saudara-saudaranya: “Tidak lama lagi aku akan mati; tentu Allah akan memperhatikan kamu dan membawa kamu keluar dari negeri ini, ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub.” Lalu Yusuf menyuruh anak-anak Israel bersumpah, katanya: “Tentu Allah akan memperhatikan kamu; pada waktu itu kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini.
IMAN YANG MAMPU MENATAP MASA DEPAN
Yusuf menyampaikan permohonannya di hadapan saudara-saudaranya ketika ia merasakan saat-saat kematiannya sudah mendekat. Mungkin beberapa dari saudara-saudaranya sudah ada yang meninggal, sebab beberapa orang di antara mereka umurnya lebih tua dibandingkan dirinya. Jadi di hadapan semua saudaranya yang masih hidup dan di hadapan anak-anak dari saudara-saudaranya yang sudah mati dan yang sekarang mewakili saudara-saudaranya atas nama ayah-ayah mereka, Yusuf menghibur mereka dengan jaminan bahwa 0mereka pasti akan kembali ke negeri Kanaan pada waktunya: “Tentu Allah akan memperhatikan kamu. Untuk tujuan inilah Yakub berkata kepadanya” (Kejadian 48:21).
Yusuf memohon mereka untuk yakin, bahwa Allah akan membawa mereka keluar dari negeri ini, dan karena itu, jangan pernah berharap untuk menetap di negeri Mesir, juga jangan menganggap negeri itu sebagai tempat perhentian mereka selama-lamanya. Mereka harus mengarahkan hati mereka kepada tanah yang telah dijanjikan dan menyebutnya sebagai rumah mereka.
Demi pengakuan imannya sendiri dan untuk meneguhkan iman mereka, Yusuf meminta mereka untuk tidak menguburkan mayatnya sampai tiba harinya, yakni hari yang mulia itu, ketika mereka tinggal menetap di tanah perjanjian (Kejadian 50:25). Yusuf meminta mereka berjanji dengan sebuah sumpah bahwa mereka akan menguburkan mayatnya di negeri Kanaan.
Penulis surat Ibrani menegaskan bahwa tokoh-tokoh iman seperti Abraham, Yakub, dan Yusuf, ternyata tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu. Sebab, Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi umat-Nya (Ibrani 11:39). Inilah yang kita imani sementara menatap ke depan, ke negeri baru yang Tuhan sediakan bagi umat-Nya yang baru, yang melampaui batas Israel lahiriah (Wahyu 21:1-7)! Haleluyah, Amen. Pst.harts

  • Bagikan