Pj Gubernur Gorontalo Minta Kualitas Pengukuran Anak Tengkes Ditingkatkan

Kefaspelita
Teng11
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Kota Gorontalo, Pelitanusantara.com – Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin meminta kualitas pengukuran anak tengkes (stunting) lebih ditingkatkan. Ia menilai secara kuantitas capaian target pengukuran sudah tinggi, namun kualitas hasil pengukurannya yang masih kurang.

“Tingkat pengukuran itu sudah hampir mencapai target, namun saya minta kepada Bapak-Ibu sekalian, jangan hanya jumlahnya yang kita mencapai target. Tapi kualitas pengukurannya itu juga harus kita perbaiki. Sehingga nanti kualitas perbaikan dari pengukuran ini bisa jadi acuan anak-anak bisa terbebas dari stunting,” kata Rudy saat menutup Rapat Persiapan Intervensi Serentak Pencegahan Tengkes (stunting) tingkat Provinsi Gorontalo, bertempat di Hotel Aston, Rabu (29/5/2024).

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Ia menilai perbedaan indikator penilaian angka stunting di daerah adalah permasalahan mendasar. Di satu sisi, hasil pengukuran Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) menunjukkan tengkes Gorontalo di angka 6,2 persen. Di sisi yang lain, data Survei Status Gizi Indonesia menyebut angka tengkes di Gorontalo sebesar 26,9 persen. Ada perbedaan signifikan antara keduanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Anang S. Otoluwa, turut menekankan pentingnya kualitas pengukuran. Ia meminta peran seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyeriusi penanganan tengkes.

“Yang berikut peran PKK dan kader di lapangan, BKKBN juga ada tim penanggung keluarga, Bapak-Ibu semua juga punya kader Posyandu, ini di harapkan akan mendorong ini. Kita juga ingin bergerak bersama-sama dengan TNI/Polri yang ada di desa atau wilayah kerja masing-masing,” tutur Anang.

Rapat intervensi tengkes ditutup dengan paparan penanganan dan permasalahan tengkes dari beberapa OPD terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas P3A, Dinas Sosial, dan Bapppeda Provinsi Gorontalo. (winda)