Wow Oknum Security PT. CBP Diduga Halangi Wartawan, FJSR: Tugas Jurnalis Dilindungi Undang-undang

Pelitanusantara.com Serang  | Seorang Oknum Security PT Citra Buana Pasta dan diketahui bernama Kalpan yang diduga mencoba menghalang-halangi tugas dan profesi wartawan yang hendak melakukan konfirmasi kepada pihak HRD PT. CBP (Mr Darwin dan Bu Tanti-red), Kamis, 10 Juni 2021 yang lalu.

Adapun Kedatangan awak media dari  media Online Bantenmore untuk kembali mengkonfirmasi terkait hal pencemaran lingkungan hidup yang diduga berasal dari PT Citra Buana Pasta, yang berada di Kawasan Pancatama, Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang-Banten.

Setibanya di lokasi, Oknum Security PT. CBP langsung marah-marah. Dan mencoba menghalang-halangi tugas wartawan yang  hendak meminta konfirmasi dari pihak PT CBP

“Silahkan beritakan saja,”kata Oknum Security tersebut dengan nada tinggi, sembari mengusir Wartawan.

Terkait dengan peristiwa tersebut mendapat reaksi dari Forum Jurnalis Serang Raya (FJSR).

Menurut pihak ketua FJSR Ansori bahwa tindakan Oknum Security sangat disayangkan, apalagi tindakan yang bersangkutan diduga telah melakukan pengusiran terhadap Wartawan yang hendak melakukan tugas jurnalistiknya.

“Aksi arogan dengan tindakan pengusiran yang dilakukan oknum Security itu terhadap Wartawan, sangat disayangkan. Harus dipahami bahwa Wartawan menjalankan tugas jurnalistiknya sesuai dengan ketentuan undang-undang. Dan seharusnya hal ini tidak boleh terjadi,” kata Ketua FJSR Ansori kepada media.

Apalagi lanjut Ansori, bahwa Konfirmasi itu guna kepentingan masyarakat agar mendapatkan informasi yang berimbang,apalagi ada dugaan kuat pihak PT CBP telah mencemari lingkungan hidup dengan membuang limbah B3. Mestinya PT CBP bisa secara terbuka memberikan informasi terkait itu.

“Nah jika kedatangan wartawan lalu di usir ada apa dengan PT CBP. Saya minta hal ini tidak pernah terjadi lagi, tindakan yang menghalang-halangi tugas jurnalistik melanggar ketentuan undang – undang . Dan saya juga minta pihak DLH Kabupaten Serang segera mengambil sikap atas dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan PT CBP,” tandasnya. (Rudi More/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *