Warga Prambon Nagih Janji

IMG 20220212 WA0090

Trenggalek – Ratusan Masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Peduli Lingkungan, nagih janji terhadap penambangan di desa Prambon,  Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek untuk perbaikan jalan,  Sabtu 12 Februari 2022.

Kiranto Ketua RT, 22 RW 04  Desa Prambon,  Kecamatan Tugu, Trenggalek selaku korlap,  “menyampaikan aksi protes yang dilakukan oleh warga Prambon terhadap penambangan Tanah padas galian C,  ini merupakan bentuk aksi damai warga, memohon perbaikan jalan yang dilalui pihak perusahaan untuk bawa material karena pernah janji untuk diperbaiki, ” tuturnya.

Kepada Desa Prambon Suwarji menyampaikan, “benar hari ini warga kususnya 3 RT di dusun Kranjan dukuh sumberejo, menuntut terhadap penambang untuk memperbaikai jalan sekitar 350 mt untuk dirabat, karena itu merupakan akses warga yang dilewati tambang,”

Mengingat semenjak melakukan kegiatan penambangan pihak perusahaan belum pernah memperbaiki jalan ini. Karena dulunya jalan ini baik sebelum dilewati tambang pihak desa pernah mengaspal jalan ini.

Suwarji juga menyampaikan, “sebenarnya pihak perusahaan juga telah memberikan kontribusi kepihak desa berupa, mobil jenazah, mobil siaga rencananya juga sepeda motor. Selain itu juga membangun, pos kampling, gapura dan saluran kurang lebih seratus meter untuk normalisasi, termasuk memberi kontribusi terhadap warga rt 3A yang terdampak langsung,  pungkasnya.

Menurut Kapolsek Tugu AKP Anwar, hari ini Polsek Tugu menerjunkan 10 personil, dibantu pihak Koramil, intelkam polres dan lintas sektoral untuk mengamankan aksi damai warga desa Prambon kususnya RT 20, 21, dan 22 dalam aksi damai nagih janji yang pernah disampaikan terkait perbaikan jalan oleh pihak penambang tanah padas galian C, yang sampai saat ini belum dipenui, pungkasnya.

Disisi lain dari pihak perusahaan yang diwakilih Kukuh selaku Wakili derektur menyampaikan kapada awak media, ” Belaiau memberi apresiasi dan tetap memberikan hormat kepada warga atas aksi damainya, dan menyetujuhi atas semua tuntutan yang disampaikan warga terhadap perbaikan jalan yang menjadi tuntutan dalam bentuk rabat beton bertulang, dengan lebar,3,5meter tebal 25cm dan panjang 350 meter, akan kami penuhi.

Kukuh juga menyapaikan dlm kurun waktu 4 tahun beroperasi di desa prambon, pihaknya juga telah memberi beberapa kontribusi (tondo tresno) terhadap warga terdampak dalam bentuk Ripiah (uang) selain juga membangun pasilitas umum desa, namun dalam hal itu pihaknya tetap berpedoman terhadap kemendesakan kebutuhan dalam merealisasikan, yang urgen yang di dulukan, tuturnya.

Kami tetap beritikat baik terhadap masyarakat. Seperti halnya tadi, semua kesepakatan dalam aksi damai antara pihak warga dan perusahaan yang tertuang dalam surat pernyataan/kesepakatan saya juga menanda tangani, dan kedua belah pihak juga telah sepakat seperti apa yang saya sampaikan diatas,pungkasnya.(mj pelitanusantara.com).