Jakarta-Pelitanusantara.com-Perdebatan soal boleh dan tidaknya mengucapkan selamat hari raya Natal kepada umat Kristiani di Indonesia sudah menjadi ciri khas yang terus bermunculan ketika mendekati bulan perayaan Natal atau bulan Desember, dan hal tersebut hanya terjadi di Indonesia.
Sebenarnya hanya segelintir orang yang melarang untuk mengucapkan selamat hari raya Natal kepada umat Kristiani. Akan tetapi, hal tersebut memiliki dampak yang cukup besar dalam masyarakat luas. Seperti munculnya kelompok-kelompok yang menganggap bahwa pendapatnya yang paling benar dan paling paham tentang Kitab Suci yang dipercayainya. Namun, terdapat kelompok lainnya juga yang tidak menyetujui hal tersebut dan bahkan secara terang-terangan mengucapkan selamat hari raya Natal kepada umat Kristiani.
Ketua Umum PBNU yang baru saja terpilih pada hari Jumat (24/12/2021) dalam Muktamar ke-34 NU melalui akun twitter resminya, KH Yahya Cholil Staquf secara terang-terangan mengucapkan selamat merayakan Natal kepada umat Kristiani.
“Selamat Merayakan Natal Tahun 2021 bagi Umat Kristiani semoga damai Natal menjadi berkah untuk kita semua”, ujar pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah dalam twitternya @YahyaCStaquf, Sabtu 25 Desember 2021.
Gus Yahya tidak hanya mengucapkan selamat hari raya Natal kepada umat Kristiani, tetapi juga dengan harapan damai Natal menjadi berkah( rahmat, kasih sayang, dan kekuatan supranatural yang diberikan Tuhan) bagi seluruh umat manusia. (A. L. Malo)













