“Sungguh, beginilah firman Tuhan : “Tawanan pahlawan pun dapat direbut kembali, dan jarahan orang gagah dapat lolos, *sebab Aku sendiri akan melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri akan menyelamatkan…” Yesaya 49:25
Pelitanusantara.com Mazmur Daud katakan bahwa; “Kemalangan orang benar banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu.” (Mazmur 34:20) Daud memang mengalami banyak kemalangan, walaupun ia adalah seorang raja, tetapi ia tidak luput dari serangan baik dari luar maupun dari dalam. Jika lawan itu dari luar mungkin kita hanya merasa kuatir saja, tapi jika lawan itu dari dalam, maka beban masalah pasti bertambah berat, hati akan menjadi terluka dan merasa tersakiti dengan hebat. Dan Daud mengalami semuanya, musuh-musuh banyak menyerangnya dari berbagai jurusan, lalu Saul sebagai mertuanya terus-menerus mengejar dan ingin membunuhnya, anaknya memperkosa adiknya sendiri, dan anaknya yang lain lagi begitu marah sampai membunuh si adik pemerkosa ini, dan tidak sampai disitu, pada akhirnya ia juga mengkudeta tahtanya Daud, sampai Daud melarikan diri dari anaknya sendiri!
Bayangkan seberapa banyak kesesakan yang dirasakannya, sampai dalam Mazmur 55:7-9 ia katakan: “Pikirku: ”Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang, bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela..Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai.” Apa yang sedang terjadi dalam hidup kita hari-hari ini mungkin _lebih ringan_ dari Daud, tapi kita tidak dapat menakar beban orang lain dengan kekuatan pundak kita, itu sebabnya Rasul Paulus dalam 1 Korintus 10:13 katakan: “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”
Daud hanya mengetahui bahwa Ia memiliki Allah yang menjadi tempat pertolongannya, Allah yang mampu melepaskannya, memberikan pembelaan dan kemenangan baginya. Ia katakan dalam Mazmur 18:3-7 demikian: “Ya Tuhan, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! Terpujilah Tuhan, seruku; maka aku pun selamat dari pada musuhku. Tali-tali maut telah meliliti aku, dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku, tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku. Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada Tuhan, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.”
Dan saat Tuhan turun tangan, maka kedahsyatan pun terjadi, tidak ada yang dapat bertahan melawanNya! Daud mencatat pembelaan Tuhan demikian: “Lalu goyang dan goncanglah bumi, dan dasar-dasar gunung gemetar dan goyang, oleh karena menyala-nyala murka-Nya. Maka Tuhan mengguntur di langit, Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya. Dilepaskan-Nya panah-panah-Nya, sehingga diserakkan-Nya mereka, kilat bertubi-tubi, sehingga dikacaukan-Nya mereka.” (Mazmur 18:8,9,15) Serahkan saja seluruh permasalahan ke dalam tangan Tuhan, karena Ia selalu punya cara dan waktu yang tepat untuk menyelamatkan kita, tidak ada yang terlalu kuat yang tidak dapat dikalahkanNya, tawanan para pahlawan pun dapat dilepaskanNya, dan Tuhan akan melawan orang yang melawan kita serta menyelamatkan kita!
Jika Tuhan turun tangan membela kita, maka kedahsyatanNya akan diperlihatkan, itu juga dituliskan oleh Yesaya 49:26, yang berkata: “Aku akan memaksa orang-orang yang menindas engkau memakan dagingnya sendiri, dan mereka akan mabuk minum darahnya sendiri, seperti orang mabuk minum anggur baru, supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, Tuhan, adalah Juruselamatmu dan Penebusmu, Yang Mahakuat, Allah Yakub.” Percayakan seluruh permasalahan ke dalam tangan Tuhan, karena kemampuan kita terbatas, sedangkan Tuhan kita tidak terbatas kuasaNya! Itu pula sebabnya Ia katakan dalam Keluaran 14:14, FirmanNya: “Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”
Salam Sejahtera Sahabat..
Tuhan Yesus memberkati
Pdt Sylvia Supangkat GPIA El Shadday
