Tuhan akan pulihkan keadaan kita

Tuhan Yesus

..”Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!”…Mazmur 126:4

Pelitanusantara.com | Kadang kala kita merasakan kehidupan ini bagaikan sedang berjalan di padang belantara, begitu panas dan tiada tempat berteduh, kehausan dan kekeringan. Persoalan yang kita hadapi seakan begitu besarnya, banyak yang putus asa di tengah perjalanan, dan seakan ingin kembali ke kehidupan yang lama. Kejadian ini sama seperti perjalanan bangsa Israel yang keluar dari Mesir, dan Tuhan membawa mereka melintasi padang gurun yang gersang. Sejauh mata memandang yang mereka lihat hanyalah gurun pasir yang terhampar luas, dan mereka terus menerus mengeluh, inilah yang membuat sebagian besar dari mereka menjadi murtad dan mati di tengah jalan. Namun kita tidaklah demikian, sebab kita percaya sekalipun melewati lembah yang kelam, Tuhan selalu menyertai kita. Dan kita tetap memiliki pengharapan bahwa lembah kelam bukan tempat tinggal kita, karena kita bagaikan seorang musafir yang hanya perlu berjalan melewati saja, atau hanya singgah sementara, kemudian berjalan lagi sampai ke suatu tempat yang Tuhan persiapkan bagi kita yaitu tanah air sorgawi.

Ketika kita diizinkan Tuhan melewati masa-masa yang tidak nyaman, kita tidak akan selamanya berada di situ, karena kita akan terus berjalan langkah demi langkah untuk keluar dari situ, sampai akhirnya tiba di tempat yang Tuhan sediakan bagi kita. Dan inilah waktu pemulihan kita. Dikatakan dalam Mazmur 126:1-3; “Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi. Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: “TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!” TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.” Mungkin ada rintangan atas pemulihan sempurna yang Tuhan janjikan bagi kita, entah itu kesalahan atau kebodohan kita. Segera bereskan di hadapan Tuhan! FirmanNya katakan: “dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” …2 Tawarikh 7:14.

Tuhan izinkan kita melewati lembah yang kelam sebagai proses untuk merendahkan diri kita. Ulangan 8:2 katakan: “Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.” Ketika kita datang dengan pengakuan atas ketidak benaran kita, baik di dalam pikiran, hati dan perbuatan, serta merendahkan diri di hadapan Tuhan, maka pemulihan yang dari Tuhan akan segera terjadi dalam hidup kita…Tuhan Yesus memberkati (Pelitanusantara.com)