Tragedi Bubat: Pembantaian yang Menggemparkan Nusantara

Kefaspelita
Download (21)

Pelitanusantara.com Pada abad ke-14, sebuah tragedi besar terjadi di Majapahit. Peristiwa ini dikenal sebagai Tragedi Bubat, di mana pembesar Sunda dibantai oleh Gajah Mada, Mahapatih Majapahit yang terkenal dengan sumpah Palapa-nya.

Pembantaian Berdarah

Gajah Mada, dengan ambisinya yang tak terkalahkan, memerintahkan pasukannya untuk membantai pembesar Sunda yang dipimpin oleh Sang Prabu Maharaja Linggabuana Ratu Sunda. Pembantaian ini terjadi di lapangan Bubat, di mana pembesar Sunda berkumpul untuk melakukan diplomasi dengan Majapahit.

Daftar Nama Pahlawan Sunda yang Gugur

Berikut adalah daftar nama pembesar Sunda yang wafat dalam peristiwa pembantaian di Bubat:

  1. Rakeyan Tumenggung Larang Ageng
  2. Rakeyan Mantri Sohan
  3. Yuwamantri (menteri muda) Gempong Lotong
  4. Sang Panji Melong Sakti
  5. Ki Panghulu Sura
  6. Rakeyan Mantri Saya
  7. Rakeyan Rangga Kaweni
  8. Sang Mantri Usus (Bayangkara Sang Prabu)
  9. Rakeyan Senapatiyuda Sutrajali
  10. Rakeyan Juru Siring
  11. Ki Jagat Saya (Patih Mandala Kidul)
  12. Sang Mantri Patih Wirayuda
  13. Rakeyan Nakoda Braja (Panglima Angkatan Laut Sunda)
  14. Ki Nakoda Bule (pemimpin jurumudi kapal perang kerajaan)
  15. Ki Juru Wastra
  16. Ki Mantri Sebrang Keling
  17. Ki Mantri Supit Kelingking

Termasuk di antaranya adalah:

  • Sang Prabu Maharaja Linggabuana Ratu Sunda
  • Rajaputri Dyah Pitaloka

Sumber Cerita

Cerita tentang Tragedi Bubat ditulis berdasarkan catatan sejarah dan sastra Jawa, termasuk:

  • Nagarakretagama: Sebuah kakawin yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada abad ke-14.
  • Pararaton: Sebuah kitab yang berisi catatan sejarah Majapahit.

Dengan menggunakan sumber-sumber sejarah dan sastra Jawa, cerita tentang Tragedi Bubat dapat direkonstruksi dan dipahami dalam konteks sejarah dan budaya Jawa pada masa itu. [Tim]